PSBB Jakarta: Ojol dan Ojek Pangkalan Dilarang Angkut Penumpang :: Nusantaratv.com

PSBB Jakarta: Ojol dan Ojek Pangkalan Dilarang Angkut Penumpang

Menurut Anies pihaknya sudah mengajukan pengecualian terhadap ojek tapi tak disetujui
PSBB Jakarta: Ojol dan Ojek Pangkalan Dilarang Angkut Penumpang
Para driver ojol. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Gubernur DKI Anies Baswedan meresmikan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Ibu Kota. Salah satunya melarang tukang ojek sepeda motor, baik pangkalan maupun ojek online (ojol) mengangkut penumpang.

 Baca juga: Demi Kebaikan Bersama, Sondang Tampubolon Harap Masyarakat Patuhi PSBB 

"Ojek tidak boleh antar penumpang, tetapi ojek boleh antar barang. Aturan ini dituangkan dalam Pergub tentang PSBB mengacu pada aturan Permenkes Nomor 9 tahun 2020," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (9/4/2020) malam. 

Aturan ini berlaku hingga 14 hari ke depan, mulai Jumat 10 April 2020 pukul 00.00 WIB, sampai 23 April 2020.

Anies mengaku pihaknya telah mengusulkan agar ada pengecualian untuk pengemudi ojol. Tapi, tidak ada perubahan dari peraturan Menteri Kesehatan yang menjadi pedoman PSBB Jakarta.

"Kemarin kita coba sampaikan untuk difasilitasi saat pembicaraan dengan Kemenhub, tetapi karena belum ada perubahan di peraturan permenkes dan pergub harus sejalan dengan rujukan Peremenkes," jelas Anies.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0