Polisi Kirim 5.800 Surat Tilang E-TLE ke Pemilik Kendaraan :: Nusantaratv.com

Polisi Kirim 5.800 Surat Tilang E-TLE ke Pemilik Kendaraan

Polisi kirim ribuan surat tilang pelanggar e-TLE ke pemilik kendaraan
Polisi Kirim 5.800 Surat Tilang E-TLE ke Pemilik Kendaraan
Kawasan e-TLE di sekitar Jalan Sudirman-Thamrin

Jakarta, Nusantaratv.com -Sebanyak 5.800 surat tilang pelanggaran lalu-lintas, hasil kerja sistem electronic traffic law enforcement (e-TLE) dikirim Direktorat Lalu-lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya ke pemilik kendaraan. Surat pelanggaran di Jalan Sudirman-Thamrin ini, terhitung hingga Sabtu (13/7/2019). 

"Jadi prosesnya itu maksimal tiga hari dari proses penyeleksian sudah harus sampai ke pemilik kendaraan yang melanggar," ujar Kasubdit Gakum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Muhammad Nasir, Selasa (16/7/2019). 

Pengiriman surat bekerja sama dengan PT Pos Indonesia. Surat tilang berisi empat gambar pelanggaran, yaitu gambar secara umum, khusus, sudut pandang serta objek pelanggaran.

Di samping itu, tercantum pula pasal yang dilanggar, tanggal dan tempat pelanggaran, link situs web konfirmasi pelanggaran juga tanggal serta tempat sidang pelanggaran.

Menurut Nasir, sampai saat ini terdapat 4.200 pelanggar yang masuk ke pengadilan dan mendapatkan vonis dari hakim, dan 2.800 pelanggar yang telah menyelesaikan tilang.

Sedang yang tidak melakukan pembayaran dan dilakukan pemblokiran STNK, ada 2.800 kendaraan. Tapi 760 di antaranya telah dibuka kembali karena telah membayar denda.

"Pelanggar boleh ikut sidang, boleh tidak mengikuti sidang dengan langsung membayar denda melalui perbankan juga boleh," kata dia. 

Nasir menjelaskan, tilang e-TLE fokus pada identitas kendaraan, bukan pengemudi. Sehingga surat tilang akan dikirimkan kepada pemilik kendaraan yang identitasnya tertera di STNK. Kendaraan yang berasal dari luar Jakarta pun diberlakukan sistem ETLE.

"Plat kendaraan di luar Jakarta kita sudah bersurat ke Korlantas untuk dilakukan integrasi penanganan. Jadi ada tanggung jawab di masing-masing wilayah untuk membantu kami menangani pelanggaran lalu lintas," jelas Nasir.

Selain pelanggaran lalu-lintas, e-TLE juga bisa dimanfaatkan untuk mengungkap kejahatan jalanan (street crime), seperti tabrak lari atau pencurian kendaraan bermotor yang dilarikan melewati kawasan e-TLE. (Rizk)

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0