Petisi Copot Anies dari Kursi Gubernur Ditandatangani 223 Ribu Orang :: Nusantaratv.com

Petisi Copot Anies dari Kursi Gubernur Ditandatangani 223 Ribu Orang

Anies dianggap gagal memimpin Jakarta, termasuk saat banjir kemarin
Petisi Copot Anies dari Kursi Gubernur Ditandatangani 223 Ribu Orang
Petisi copot Anies jabatannya.

Jakarta, Nusantaratv.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dianggap bertanggungjawab atas banjir besar Ibu Kota yang terjadi Rabu (1/1/2020). Ia dianggap gagal menjalankan tugasnya menanggulangi bencana itu.

Baca juga: Anies Kerja Bakti Dipuji Warga: Good Bener, Gubernur Rasa Presiden 

Kondisi itu membuat petisi online guna mencopot Anies dari jabatannya, viral kembali.

Petisi di situs change.org yang dibuat akun bernama Opini Kamu menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mencopot Anies, karena gagal selama memimpin Jakarta.

"Kegagalan demi kegagalan disertai kejanggalan telah membuat DKI Jakarta sebagai ibukota negara Republik Indonesia semakin terpuruk di bawah kepemimpinan Saudara Anies Baswedan," bunyi petisi itu. 

Kegagalan dimaksud pun dijabarkan, mulai dari membengkaknya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2018, gaji Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta yang tembus 70-an orang dengan biaya gaji puluhan juta rupiah per orang, banjir muncul kembali, diskotik yang ditutup buka kembali, sampah menumpuk di mana-mana. Lalu, pohon plastik, pedagang kaki lima (PKL) yang merajalela mengambil badan trotoar, naiknya Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), susahnya mendapat layanan publik dan kesehatan, rumah susun sewa (rusunawa) yang tidak terurus, dan trotoar Senayan yang tak kunjung selesai. 

"Tiang bendera peserta ASIAN GAMES 2018 yang hanya ditopang bambu kecil yang dibelah, bongkar pasang jalur sepeda dan trotoar, pencantuman anggaran aneh bernilai miliaran di APBD 2020 dan terakhir karena ketidakbecusannya, banjir besar akhirnya melanda di hampir seluruh wilayah DKI Jakarta pada 1 Januari 2020 yang menyebabkan kerugian material dan korban meninggal," lanjut bunyi petisi.

Hingga Senin, (6/1/2020) pukul 19.05 WIB, petisi tersebut sudah ditandatangani oleh 223.046 orang. Selain menandatangani, tak sedikit netizen atau warganet menyampaikan kekecewaannya terhadap Anies, di kolom komentar.

"Tidak ada action sebelum kejadian, dan selalu mencari pembenaran," tulis penandatangan petisi bernama Devi Sinaga.

"anies tidak melakukan usaha apapun untuk mengatasi banjir,malah ngurusin trotoar dan jalur sepeda!!pecat…," tulis akun Ahmad Ahmadi.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0