Perluas Ganjil-genap, Anies Diminta Percepat Waktu Tunggu Angkutan Umum :: Nusantaratv.com

Perluas Ganjil-genap, Anies Diminta Percepat Waktu Tunggu Angkutan Umum

Perluasan ganjil-genap dinilai tak efektif jika waktu tunggu angkutan umum tak berubah
Perluas Ganjil-genap, Anies Diminta Percepat Waktu Tunggu Angkutan Umum
Wilayah yang tercakup sistem ganjil-genap di Jakarta (Liputan6.com)

Jakarta, Nusantaratv.com -Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui instruksi gubernur, akan memperluas sistem pembatasan mobil berdasarkan nomor polisi ganjil dan genap. Upaya ini guna mengatasi polusi udara Jakarta.

Koordinator Koalisi Pejalan Kaki Alfred Sitorus,  meminta Pemprov mempercepat jarak antar-kedatangan (headway) angkutan umum jika ingin memberlakukan kebijakan tersebut. Sebab, apabila headway angkutan umum masih terlalu lama, maka masyarakat akan tetap menggunakan kendaraan pribadi.

"Ketika waktu tunggu masih terlalu lama, masyarakat akan mencari celah untuk bisa memakai kendaraan pribadi," kata Alfred dalam diskusi publik perluasan sistem ganjil genap di Gedung Dinas Teknis, Jatibaru, Jakarta Pusat, Jumat (2/8/2019).

Menurut Alfred, headway angkutan umum yang masih terlalu lama, kerap dikeluhkan pejalan kaki.

"Ini yang selalu dikeluhkan pejalan kaki. Jadi garansi headway-nya seperti apa ketika perluasan ganjil genap diberlakukan," tuturnya.

Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara, dikeluarkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kamis (1/8/2019). Ingub berisi instruksi kepada kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk mengatasi polusi udara Jakarta. Salah satunya, Anies memerintahkan kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk menyiapkan peraturan gubernur tentang perluasan sistem ganjil-genap sepanjang musim kemarau.

Sekarang ini ganjil-genap berlaku pada pukul 06.00-10.00 serta 16.00-20.00 di Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, Jalan Gatot Subroto, Sudirman, sebagian Jalan Jenderal S Parman dari ujung simpang Jalan Tomang Raya sampai Simpang KS Tubun. Lalu Jalan MT Haryono, Jalan HR Rasuna Said, Jalan DI Panjaitan, dan Jalan Ahmad Yani. (Rizk)

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0