Pakai Mesin Ini, Cetak e-KTP Tak Sampai 2 Menit :: Nusantaratv.com

Pakai Mesin Ini, Cetak e-KTP Tak Sampai 2 Menit

ADM rencananya diaplikasikan mulai tahun ini
Pakai Mesin Ini, Cetak e-KTP Tak Sampai 2 Menit
E-KTP. (Antara)

Jakarta, Nusantaratv.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meluncurkan Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) untuk mencetak dokumen kependudukan. Dengan ADM, Kemendagri mengklaim warga bisa mencetak e-KTP dalam waktu kurang dari dua menit.

Baca juga: Ini Keunggulan STNK Elektronik yang Biasa 

ADM merupakan mesin pencetak dokumen kependudukan, mulai kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el), kartu keluarga, kartu identitas anak (KIA), akta lahir, dan akta mati. Bentuknya mirip anjungan tunai mandiri (ATM).

"Inovasi ini dirancang khusus agar masyarakat bisa mencetak dokumen dengan cepat, mudah, gratis, dan berstandar sama tanpa diskriminasi. Melalui ADM, kita bisa mencetak sendiri KTP-el, KIA, akta lahir, kartu keluarga, akta mati," kata Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh, dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/11/2019).

Menurut Zudan, sistem ADM bekerja dengan pengamanan NIK, PIN, dan QR code. Mesin tersebut ditargetkan diaplikasikan di berbagai daerah mulai tahun ini dan akan dimasukkan ke dalam e-katalog pengadaan barang.

"Sejauh ini daerah sudah banyak yang mau beli. Saya yakin kepala daerah yang ingin memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pasti butuh," kata Zudan.

Cara kerja ADM sendiri yaitu, pertama, pemohon dokumen kependudukan melalui mesin ADM harus teregistrasi di kantor dukcapil setempat. Setelahnya, warga akan diberi nomor PIN lewat SMS.

PIN yang diberikan ada dua jenis. Pertama, untuk masuk ke dalam sistem yang ada di ADM. Kedua, PIN untuk mencetak data kependudukan. Tiap data kependudukan akan diberi masing-masing PIN dan bisa digunakan hanya sekali pencetakan. Selain PIN, akan diberikan QR (quick responsecode atau kode dalam bentuk barcode lewat e-mail masing-masing.

Usai memiliki PIN atau QR code, masyarakat sudah bisa menggunakan ADM, yang rencananya bakal ditempatkan di area-area publik, seperti mal, perkantoran, pasar, dan pusat keramaian lainnya. Dalam tampilan awal mesin ADM ada tiga menu pilihan. Pilih salah satu, sidik jari, NIK, atau QR code, untuk mencetak data kependudukan yang diinginkan. Lalu akan muncul perintah 'silakan cetak', disertai tampilan menu mau menggunakan PIN atau menggunakan QR code.

Saat uji coba, Kemendagri menyebut pencetakan e-KTP membutuhkan waktu 1 menit 30 detik. Proses lebih cepat jika memilih memakai menu QR code, yang hanya butuh waktu sekitar 1 menit.

"Kalau sudah teregistrasi, itu PIN atau QR code akan berlaku dua tahun. Karena takut disalahgunakan. Selain itu, untuk memastikan orangnya masih ada apa nggak," jelas Kasubdit Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Dukcapil Erikson P.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
1
sad
0
wow
0