Motor Pribadi Tak Dilarang Boncengan Saat PSBB DKI :: Nusantaratv.com

Motor Pribadi Tak Dilarang Boncengan Saat PSBB DKI

Motor pribadi tak dilarang berboncengan asal penumpang dan pengemudi mengenakan masker
Motor Pribadi Tak Dilarang Boncengan Saat PSBB DKI
Petugas yang berjaga di titik masuk Jakarta.

Jakarta, Nusantaratv.com - Pengendara ojek sepeda motor baik ojek online (ojol) maupun pangkalan, dilarang mengangkut penumpang selama pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Jakarta. Meski begitu, pengendara motor pribadi tetap boleh membonceng penumpang. Namun, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi. 

Baca juga: Hari Pertama, Polisi Belum Tindak Pengendara Pelanggar PSBB 

Hal ini sesuai Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 tentang PSBB Jakarta. 

"Motor berboncengan diperbolehkan, asalkan wajib menggunakan masker dan sarung tangan," ujar Direktur Lalu-lintas Polda Metro Jaya dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (10/4/2020).

Sementara untuk ojol, hanya diperbolehkan mengangkut barang.

"Angkutan roda dua dengan aplikasi hanya untuk angkutan barang. Jadi tidak boleh bawa penumpang," jelas Sambodo.

Sedangkan untuk kendaraan roda empat baik pribadi maupun angkutan umum, jumlah penumpangnya dibatasi hanya sebanyak 50 persen.

"Untuk mobil yang tujuh seater atau tempat duduk hanya boleh empat penumpang dan berjarak. Untuk mobil seperti sedan yang lima seater hanya boleh tiga orang," papar dia. 

"Semua orang di dalam kendaraan wajib mengenakan masker," imbuh dia.

Di tempat sama, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, menjelaskan motor pribadi boleh berboncengan asal penumpang dan pengemudi satu alamat.

"Untuk motor pribadi bisa mengangkut penumpang dengan catatan penumpang satu alamat dengan pemilik kendaraan dimaksud," tandasnya. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0