Mensos Gandeng Ketua KPK Dalam Penyaluran Bansos Tahap 3 DKI Jakarta :: Nusantaratv.com

Mensos Gandeng Ketua KPK Dalam Penyaluran Bansos Tahap 3 DKI Jakarta

Mensos Menggandeng KPK Turun Langsung Awasi Penyaluran Bansos Sembako Tahap 3 DKI Jakarta
Mensos Gandeng Ketua KPK Dalam Penyaluran Bansos Tahap 3 DKI Jakarta
Menteri Sosial Juliari P. Batubara bersama Ketua KPK Firli Bahuri saat mendistribusikan bansos kepada warga DKI Jakarta/ Kemensos

Jakarta, Nusantaratv.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri didampingi Menteri Sosial (Mensos) Juliari P. Batubara turun ke lapangan untuk mengawasi penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) sembako tahap ketiga di Provinsi DKI Jakarta.

"Niatan kami adalah satu, bagaimana kita bisa memberikan kepastian bahwa setiap warga negara yang punya hak untuk menerima bantuan itu sampai," ujar Firli di Jakarta, Selasa (19/5/2020).

Fili mengaku ingin memastikan bahwa penyaluran sembako yang dilakukan Kementerian Sosial berjalan dengan baik.

"Pada prinsipnya, bantuan itu harus tepat sasaran dan tepat guna, dan sampai kepada si penerima," jelas Firli.

Pihaknya menambahkan asal muasal data penerima bansos yang digunakan Kemensos melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Hal ini juga kerap disampaikan Mensos dalam berbagai kesempatan.

Baca Juga: Dua Kelurahan di Bogor Terima 170 Paket Bansos dari Kemensos

"Pedoman utama pemberian bantuan sosial itu menggunakan DTKS, tetapi apabila di lapangan ditemukan ada warga yang memang layak untuk menerima, padahal yang bersangkutan tidak masuk dalam DTKS, maka dia dimasukkan," kata Firli.

Hal sebaliknya juga berlaku, lanjutnya, sehingga seluruh bantuan sosial dari pemerintah bisa sampai tepat sasaran. 

Sementara itu, Mensos menjelaskan bahwa kehadiran Ketua KPK untuk menyaksikan secara langsung proses penyaluran bansos sembako tahap ketiga di DKI Jakarta, khususnya dalam hal ini, penyaluran sejumlah 1.361 paket sembako kepada warga RW 02 Kelurahan Cipete Utara.

"Kami mengajak Ketua KPK juga untuk sama-sama melihat kondisi di lapangan, bagaimana penyaluran bansos, kita langsung dialog dengan para penerima," ungkap Mensos.

Mensos menyebut hal itu sebagai bagian dari pengawasan yang sudah seharusnya dilakukan oleh institusi berwenang. Mensos juga berharap agar institusi pengawas, seperti KPK, terus memberikan pendampingan terhadap penyaluran bansos sembako yang tengah masif dilakukan Kemensos.

Sebagai informasi, Kemensos menyalurkan 1,9 juta paket sembako bagi keluarga terdampak COVID-19 di Jabodetabek. Bantuan akan disalurkan sebanyak enam kali selama tiga bulan. Untuk wilayah DKI Jakarta, saat ini, bansos sembako telah memasuki penyaluran tahap ketiga.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0