Masjid Istiqlal Pastikan Tak Gelar Salat Idul Fitri :: Nusantaratv.com

Masjid Istiqlal Pastikan Tak Gelar Salat Idul Fitri

Mengingat situasinya masih pandemi virus corona (Covid-19), masjid Istiqlal, Jakarta Pusat memutuskan tidak menggelar Shalat Idul Fitri 1441 Hijriyah.
Masjid Istiqlal Pastikan Tak Gelar Salat Idul Fitri
Masjid Istiqlal tahun ini tidak gelar sholat Idul Fitri berjamah karena pandemi virus corona./ayojakarta.com

Nusantaratv.com - Mengingat situasinya masih pandemi virus corona (Covid-19), masjid Istiqlal, Jakarta Pusat memutuskan tidak menggelar Shalat Idul Fitri 1441 Hijriyah secara berjamaah seperti-tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Kepala Humas dan Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah Abdul Salam, keputusan itu diputuskan oleh Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar. “Iya bisa dipastikan Istiqlal tidak akan menggelar Shalat Idul Fitri,” kata Abu, Selasda (19/5/2020).

Jadi pada tanggal 1 Syawal 1441 Hijriyah nanti, Masjid terbesar di Asia Tenggara itu akan tutup, tidak beroperasi saat lebaran.

Keputusan itu didasarkan pada masih masifnya penyebaran virus corona di wilayah DKI Jakarata. “DKI masih zona merah,” ujarnya.

Seperti diketahui jumlah positif virus corona di Jakarta hingga Sabtu (16/5/2020) lalu telah mencapai 5.795 kasus. Jumlah kasus itu bertambah 178 orang dari hari sebelumnya, Jumat (15/5/2020) yang mencatatkan 5.617 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.292 orang dinyatakan telah sembuh. Sementara jumlah pasien meninggal sebanyak 475 orang.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sendiri telah menerbitkan fatwa Nomor 28 Tahun 2020 terkait panduan kaifiat (tata cara) takbir dan Salat Idul Fitri di tengah pandemi virus corona.

Baca Juga: Bocah Penjual Jalangkote yang Di-bully Dihadiahi Sepeda

Fatwa MUI itu menjelaskan bahwa Salat Idul Fitri boleh dilakukan di rumah secara berjemaah atau sendiri. Khususnya diutamakan bagi umat Islam di daerah penyebaran Covid-19 yang belum terkendali.

Tak hanya MUI, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah turut mengeluarkan Surat Edaran berkenaan dengan ‘Tuntunan Salat Idul Fitri Dalam Kondisi Darurat Pandemi Covid-19’.

Surat bermomor 04/EDR/I.0/E/2020 tertanggal 14 Mei 2020 itu mengatakan apabila pada 1 Syawal atau hari raya Idul Fitri pemerintah belum menyatakan Indonesia bebas dari wabah corona maka Salat Idul Fitri di lapangan sebaiknya ditiadakan atau tidak dilaksanakan.

Sumber: sinarharapan.co

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0