Kata Luhut KRL Jabodetabek Disetop Usai Bansos Diberikan :: Nusantaratv.com

Kata Luhut KRL Jabodetabek Disetop Usai Bansos Diberikan

Menurut Anies, Luhut setuju KRL dihentikan selama masa PSBB
Kata Luhut KRL Jabodetabek Disetop Usai Bansos Diberikan
KRL commuterline. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku telah meminta Menteri Perhubungan ad interim Luhut Binsar Pandjaitan menghentikan sementara operasi kereta rel listrik (KRL) commuterline Jabodetabek selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Jakarta.

Menurut Anies, usulan tersebut telah diterima, dan Kementerian Perhubungan tengah melakukan kajian.

"Saya dua hari yang lalu mengusulkan kepada Menteri Perhubungan ad interim untuk operasi kereta commuter dihentikan dulu selama kegiatan PSBB berlangsung," ujar Anies dalam rapat virtual dengan Tim Pengawas Penanganan Covid-19 DPR RI, Kamis (16/4/2020).

Menurut Anies, Luhut berjanji akan menghentikan KRL usai bantuan sosial (bansos) diserahkan pemerintah kepada masyarakat.

Pemprov DKI sendiri telah mengurangi sedikit demi sedikit operasional kendaraan umum. Di sisi lain, jumlah penumpang transportasi umum di Jakarta juga menurun drastis

Seperti Transjakarta yang telah turun lebih dari 90 persen. Biasanya moda transportasi itu melayani sebanyak 900 ribu sampai 1 juta penumpang per hari.

"Semenjak 1 April, itu tinggal 103 ribu. Hari ini atau kemarin tinggal 91 ribu penumpang. Artinya tinggal 9 persen dari normalnya Transjakarta," jelas Anies.

Sementara penumpang MRT turun dari sekitar 100 ribu per hari menjadi 5 ribu per hari, dan LRT yang kini hanya 200 orang per hari.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0