Kabar Gembira! Penunggak Pajak Kendaraan Bermotor Jakarta Dapat Potongan 50 Persen :: Nusantaratv.com

Kabar Gembira! Penunggak Pajak Kendaraan Bermotor Jakarta Dapat Potongan 50 Persen

Pemotongan berlaku terhadap tunggakan pajak tahun 2012 ke bawah
Kabar Gembira! Penunggak Pajak Kendaraan Bermotor Jakarta Dapat Potongan 50 Persen
STNK kendaraan bermotor. (Detik.com)

Jakarta, Nusantaratv.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan potongan terhadap tunggakan pajak kendaraan bermotor dan lainnya. Kebijakan ini tertuang dalam Pergub 89 tahun 2019 tentang Pemberian Keringanan Pokok Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) atas Penyerahan Kepemilikan Kendaraan Bermotor Kedua dan Seterusnya tahun 2019. 

Dikeluarkan pula Pergub 90 tahun 2019 tentang Pemberian Keringanan Pokok dan Penghapusan Sanksi Administrasi Piutang Pajak Daerah. 

"Program Keringanan Pajak Daerah ini diberikan terhadap tunggakan pajak kendaraan bermotor (PKB), BBNKB atas penyerahan kepemilikan kedua dan seterusnya, dan Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2)," ujar Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta, Faisal Syafruddin di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (16/9/2019). 

Bagi kendaraan yang menunggak pajak tahun 2012 ke bawah, akan mendapat potongan pajak PKB dan BBNKB ke dua dan seterusnya diberikan keringanan sebesar 50 persen.

"Terhadap tunggakan pokok pajak PKB dan BBN-KB 2, sampai dengan tahun 2012, diberikan keringanan sebesar 50 persen. Tahun 2013-2016, BBN-KB 2 diberikan keringanan sebesar 25 persen. dan sanksi administrasi dihapuskan (untuk semuanya)," jelas Faisal. 

Penghapusan sanksi administrasi juga diberikan kepada beberapa jenis pajak seperti pajak hotel, hiburan, parkir, air tanah, restoran, reklame, dan PBB-P2 sampai dengan tahun 2018. 

"Kebijakan ini diberikan secara otomatis pada saat wajib pajak melakukan pembayaran mulai tanggal 16 September sampai dengan 30 Desember 2019," tutur Faisal. 

Pemprov berharap masyarakat mendapat keringanan dari kebijakan ini, sehingga bisa segera melunasi tanggungan pajaknya. 

"Dengan adanya kebijakan keringanan pajak daerah diharapkan akan meringankan beban masyarakat dalam melaksanakan kewajiban perpajakan yang tertunda," tandasnya.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0