Hari Pertama PSBB, 25 Persen Pengendara Masih Abai Penyebaran Virus Corona :: Nusantaratv.com

Hari Pertama PSBB, 25 Persen Pengendara Masih Abai Penyebaran Virus Corona

PSBB Sebagai Upaya Mencegah Penyebaran Virus Corona.
Hari Pertama PSBB, 25 Persen Pengendara Masih Abai Penyebaran Virus Corona
Sebanyak 25 persen pengendara roda dua dan empat masih abai dengan penularan COVID-19. (Dok. Korlantas Polri)

Jakarta, Nusantaratv.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memutuskan menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dalam 14 hari ke depan atau pada 10 hingga 23 April 2020.

Pembatasannya meliputi peliburan sekolah dan tempat kerja, kegiatan keagamaan dan fasilitas umum, hingga moda transportasi. Hal itu sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona (COVID-19).

Terkait hal ini, pada hari pertama penerapan PSBB, sebanyak 25 persen pengendara roda dua dan empat masih abai dengan penularan COVID-19. Hal ini diungkapkan Kombes Yusri Yunus, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, di Jakarta, Sabtu (11/4/2020).

Dia mengungkapkan bila para pengendara sebenarnya mengetahui aturan PSBB, seperti harus mengenakan masker, tapi justru tidak menggunakannya dan disimpan di kantong celana.

Baca Juga: Doni Monardo: Disiplin Kolektif Kunci Memutus Penyebaran COVID-19

"Intinya 50 persen memang mereka mengerti (PSBB). Lalu ada 25 persen yang tidak mengerti sama sekali," kata Yusri, dilansir dari laman korlantas.polri.go.id, Sabtu (11/4/2020).

Sementara itu, soal kerumunan warga, terang Yusri, pihaknya memantau sudah mengalami penurunan secara signikan. Mereka telah mengetahui dilarang nongkrong di sebuah tempat makan saat sedang membeli.

"Sekarang itu nggak boleh (makan di restoran). Kalau sudah bungkus-bungkus (makanan) ya berarti (keramaian) sudah mulai menurun. Jalanan juga sepi. Indikatornya begitu," jelasnya.

Menurut Yusri, informasi ihwal pemberlakukan PSBB di wilayah Ibu Kota sudah amat dimengerti oleh sejumlah warga. Sehingga, dia optimis kebijakan ini bisa memutus mata rantai penularan virus corona.

"Jadi di lingkungan terbawah juga sudah mulai peduli. Kita juga tingkatkan patroli rutin, sembari menjaga kerawanan kriminalitas yang ada. Jangan sampai karena PSBB, maling-maling gampang," tukas Yusri.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0