DPRD Duga Anis Dan Jajarannya Palsukan Surat Rekomendasi TACB Formula E :: Nusantaratv.com

DPRD Duga Anis Dan Jajarannya Palsukan Surat Rekomendasi TACB Formula E

Dewan akan memanggil Anies untuk dimintai keterangan mengenai dugaan manipulasi rekomendasi dari Tim Cagar Budaya tersebut
DPRD Duga Anis Dan Jajarannya Palsukan Surat Rekomendasi TACB Formula E
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jakarta, Prasetio Edi Marsudi / Foto: Kumparan

Jakarta, Nusantaratv.com - Surat manipulasi. Begitulah yang dikatakan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jakarta, Prasetio Edi Marsudi terkait rekomendasi Tim Ahli Cagar Budaya pada gelaran Formula E.

Bahkan, surat rekomendasi dari TACB terkait gelaran FormulaE di Monas sudah disampaikan kepada Menteri Sekretariat Negara (Mensetneg) Pratikno.

Padahal, Ketua TACB Mundardjito menyatakan pihaknya belum pernah mengeluarkan surat rekomendasi tersebut. Bahkan, dirinya keberatan kawasan Monas digunakan untuk ajang balap.

"Kami tidak melakukan (rekomendasi Formula E) itu. Monas sebagai kawasan cagar budaya memiliki nilai sejarah," kata Mundardjito dikutip Tagar.

Kemungkinan, surat rekomendasi penggunaan kawasan Monas untuk sirkuit Formula E seperti tercantum dalam surat Anies Baswedan kepada Mensetneg dituding telah dipalsuka.

  1. Rekomendasi TACB Soal Formula E Diduga Manipulasi

Prasetio Edi Marsudi menduga Anies dan jajarannya memalsukan persetujuan Tim Ahli Cagar Budaya demi mendapatkan izin Kementerian Sekretariat Negara selaku Ketua Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka.

"Kami melihat ada manipulasi, seakan-akan Ketua Tim Cagar Budaya mengiyakan," kata Prasetio dikutip Tempo.

Prasetio menegaskan bahwa dirinya menyesal telah memberikan persetujuan anggaran daerah kepada pemerintah DKI untuk merevitalisasi Monas.

Awalnya Prasetio mengira pemugaran itu bertujuan untuk mempercantik ruang hijau 80 hektare tersebut. Nyatanya, proyek itu bagian dari persiapan menggelar Formula E di Monas.

Sejatinnnya, Prasetio tidak menolak penyelenggaraan balap mobil listrik sebagai bagian dari kampanye transportasi ramah lingkungan.

Namun ia meminta kepada pemerintah DKI untuk membuat lintasan di lokasi lain. Contohnya, kawasan Pantai Ancol, Jakarta Utara.

Dan, Dewan akan memanggil Anies untuk dimintai keterangan mengenai dugaan manipulasi rekomendasi dari Tim Cagar Budaya itu.

Jika pemerintah DKI tak terbuka dan kooperatif, Prasetio menambahkan, Kebon Sirih tidak akan mengesahkan anggaran daerah untuk penyelenggaraan Formula E—yang terikat kontrak lima tahun—pada 2021.

"Kalau dia (Anies) keras, saya juga akan keras," ujarnya.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0