Di Hari ke-4 Jadi Menteri, Menkes Terawan Ajak Masyarakat Atasi Stunting :: Nusantaratv.com

Di Hari ke-4 Jadi Menteri, Menkes Terawan Ajak Masyarakat Atasi Stunting

Di hari keempat menjabat sebagai Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengajak masyarakat serta orang tua untuk mengatasi stunting pada anak
Di Hari ke-4 Jadi Menteri, Menkes Terawan Ajak Masyarakat Atasi Stunting
Menteri Kesehatan RI dr. Terawan Agus Putranto (foto: Antara)

Jakarta, Nusantaratv.com - Di hari keempat menjabat sebagai Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengajak masyarakat serta orang tua untuk mengatasi stunting pada anak, sehingga tumbuh menjadi generasi muda maju seperti hari ini, Hari Sumpah Pemuda. 

"Terutama cara merawat anak menjadi anak yang tidak termasuk golongan stunting tapi tumbuh jadi generasi muda, maju, dan memimpin dunia seperti hari ini di Hari Sumpah Pemuda," ujar Menkes Terawan, dalam acara media di BKKBN, Jakarta, Senin 28 Oktober 2019.

Menkes menegaskan, stunting dan kematian ibu dan anak memiliki kaitan yang erat. Dengan meminimalisir angka kematian ibu dan anak, maka stunting dapat dicegah dan menghasilkan generasi muda yang sehat secara jasmani dan moral.

"Penurunan kematian bayi dan ibu bisa diturunkan drastis dengan meningkatkan kesejahteraan jasmani dan pendidikan. Jasmani sehat tapi kalau pendidikan tidak sehat seperti asupan keperawatan pada anak tidak sehat, otomatis stunting tidak bisa diatasi," terangnya.

Hal senada juga diutarakan oleh Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo yang ikut menuturkan besarnya peran generasi muda dalam membangun bangsa. Dengan meminimalisir angka stunting, Hasto mengharapkan generasi muda bisa menjadi sosok yang lebih baik terutama saat membina keluarganya yang kelak kembali menghasilkan generasi-generasi baru.

"Kami bantu turunkan stunting dengan bina keluarga Baduta (bawah dua tahun) dan program generasi berencana. Generasi berencana (genre) agar nantinya keluarganya terencana yaitu bukan dengan menikah karena accident (kecelakaan)," terang Hasto.

Perlu diketahui, terkait program penurunan stunting, ada 2 program yang akan dilakukan pemerintah. Program pertama adalah pengadaan software yang berisi program penurunan stunting. Pembuatan software yang digawangi Direktorat Kesehatan Masyarakat tentunya dilakukan sesuai anggaran pemerintah.

Program kedua adalah melibatkan puskesmas, yang fungsinya kembali menjadi preventif dan promotif bukan kuratif. Puskesmas berperan mencegah stunting yang nantinya menjadi bahan penilaian akreditasi puskesmas. Layanan kesehatan tersebut dikatakan terakreditasi jika mampu mencegah stunting.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0