Demi Citra 'Gubernur Santun', Anies Dianggap Biarkan Ketidakberesan Kerja Bawahan :: Nusantaratv.com

Demi Citra 'Gubernur Santun', Anies Dianggap Biarkan Ketidakberesan Kerja Bawahan

Menurut Ray, Anies terjebak akan pencitraan yang dibangunnya sendiri
Demi Citra 'Gubernur Santun', Anies Dianggap Biarkan Ketidakberesan Kerja Bawahan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinilai lembek terhadap bawahan. Sehingga sejumlah persoalan di Ibu Kota muncul dan menjadi polemik. Hal ini tak terlepas dari upaya Anies yang hendak mencitrakan dirinya sebagai 'gubernur santun', sosok yang berkebalikan dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), gubernur sebelumnya. 

Baca juga: Jualan di Pusat Kuliner Muara Karang Bayar Rp 64 Juta, PDIP: Apa UMKM Mampu? 

Adapun salah satu permasalahan yang menjadi perdebatan publik dan cenderung merugikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ialah mengenai revitalisasi Monumen Nasional (Monas). 

"Dalam kasus yang terakhir ini, menurut saya itu bukan atas instruksinya Anies, walaupun ia membubuhkan tanda tangan. Tidak masuk akal pohon-pohon di Monas itu ditebang begitu saja dan kayunya sampai sekarang enggak ketahuan ada di mana," ujar pengamat politik Ray Rangkuti, Kamis (6/2/2020). 

"Sementara dia sudah mencitrakan dirinya sebagai gubernur yang sopan dan santun," sambungnya. 

Anies menurut Ray akan membiarkan ketidakberesan pengelolaan Ibu Kota demi menjaga citra yang ia bangun. Meskipun risikonya pemberitaan-pemberitaan miring terhadap kinerjanya ramai. 

"Dia semakin terjebak sendiri. Di satu sisi kalau dia keras, berbeda dengan apa yang dibayangkan soal citra dirinya. Sementara dia kalau enggak keras ya akan begini terus," tutur Ray. 

"Karena utamanya ada wajah dia, ya, ada unsur pencitraan dia soal santun atau enggak," lanjutnya. 

Diketahui, Anies lebih banyak diam kala ditanya wartawan perihal persoalan-persoalan kontroversial belakangan ini, seperti revitalisasi Monas. Saat Anies bungkam, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah yang memberikan penjelasan. (Kompas.com) 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0