Dampak Banjir, Para Pemilik Laundry "Kebanjiran" Orderan Cucian :: Nusantaratv.com

Dampak Banjir, Para Pemilik Laundry "Kebanjiran" Orderan Cucian

Namun sepertinya, banjir justru memberikan manfaat tersendiri bagi para pelaku usaha jasa pencucian pakaian alias Laundry.
Dampak Banjir, Para Pemilik Laundry
Queen Laundry

Jakarta, Nusantaratv.com- Hujan disertai banjir yang belakangan mengguyur daerah di Indonesia khusunya DKI Jakarta, membawa dampak buruk bagi perputaran roda ekonomi DKI. Khusunya para pelaku usaha yang terpaksa meliburkan diri untuk berjualan lantaran banjir .

Namun sepertinya, banjir justru memberikan manfaat tersendiri bagi para pelaku usaha jasa pencucian pakaian alias Laundry.

Salah satu yang merasakan manfaat "baik" dari banjir adalah Queen Laundry.

Jasa cuci pakaian yang berada di kawasan Cipinang, Jakarta Timur ini mengakui bahwa sejak hujan deras disertai banjir beberapa hari belakangan,  jumlah laundry pakaian yang dicuci meningkat dibandingkan sebelumnya.

"Lumayan banyak, mulai dari sebelum tahun baru kemarin. Kebanyakan sih biasanya karena ndak sempat mencuci sendiri, tapi kan setelah itu ujan terus apalagi banjir parah banget kemarin, "kata Hana, pengelola Laundry kepada Nusantaratv.com , Kamis (2/2/20).

Hana mengungkapkan, sejak turun hujan apalagi hingga banjir kemarin tempatnya mendapat tambahan londrian lebih banyak dari biasanya.

Jika pada musim panas ia hanya menerima sekitar 50 kg cucian, pada musim penghujan dengan kondisi banjir kemarin jumlah cucian di tokonya mencapai 70 kg perhari.

"Biasanya kalo musim panas itu cuma sekitar 50 kg, itu juga paling pakaian sehari-hari bukan yang berat-berat.  Ini nambah jadi sekitar 70 kg perhari, "katanya lagi.

Sehingga, Hana mengakui adanya peningkatan omset pada saat musim penghujan seperti sekarang ini. Saat ini, per kg cucian dibanderol Rp 8000 untuk sekali cuci.

Sampai saat ini tambah Hana, para pelanggannya masih didominasi pekerja dan ibu rumah tangga yang kebanyakan tak sempat mencuci sendiri baik karena sibuk maupun rumahnya terendam banjir.

"Kebanyakan orang kerja si, tapi ibu rumah tangga juga apalagi yang rumahnya kerendem banjir. Air mati, listrik juga, jadi ya mereka laundry, "tambahnya lagi.(Cal)



 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
1