Cegah Corona, Kemenhub Atur Pengendalian Transportasi :: Nusantaratv.com

Cegah Corona, Kemenhub Atur Pengendalian Transportasi

Peraturan Menteri Perhubungan itu diteken pada 9 April 2020
Cegah Corona, Kemenhub Atur Pengendalian Transportasi
Ilustrasi moda transportasi. (Antara)

Jakarta, Nusantaratv.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) Perhubungan Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi untuk mencegah Penyebaran Corona atau Covid-19. Peraturan itu diteken pada 9 April 2020.

​​​​​​Baca juga: Gojek Bakal Polisikan Oknum Driver yang Ancam Melanggar Hukum Saat Wabah Corona 

"Permenhub tersebut telah ditetapkan oleh Menhub Ad Interim Bapak Luhut Binsar Pandjaitan pada 9 April 2020," ujar juru bicara Kemenhub Adita Irawati melalui keterangan tertulis, Sabtu (11/4/2020).

Peraturan itu mengatur sejumlah hal yang harus dilakukan para pengendara yaitu pada saat persiapan berangkat, saat di perjalanan dan saat sampai tempat tujuan. Permen itu berlaku bagi transportasi umum ataupun pribadi serta transportasi yang mengangkut barang dan logistik di seluruh wilayah termasuk wilayah yang menerapkan PSBB (pembatasan sosial berskala besar).

"Peraturan tersebut berlaku untuk transportasi penumpang (kendaraan umum dan pribadi) serta transportasi barang/logistik, yang mengatur hal-hal yang harus dilakukan mulai pada saat persiapan perjalanan, selama perjalanan, dan saat sampai tujuan atau kedatangan," paparnya.

"Inti dari aturan ini adalah untuk melakukan pengendalian transportasi dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19, dengan tetap memenuhi kebutuhan masyarakat akan sarana transportasi khususnya bagi yang tidak bisa melakukan kerja dari rumah dan untuk pemenuhan kebutuhan logistik rumah tangga," imbuh Adita.

Salah satu aturan dalam Permen yaitu mengatur pengendalian transportasi di wilayah yang ditetapkan sebagai PSBB. Seperti pengendalian terhadap sepeda motor yang diperbolehkan mengangkut penumpang sesuai ketentuan serta melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya penularan COVID-19 sebagaimana yang sudah ditentukan pemerintah.

"Untuk sepeda motor dapat mengangkut penumpang dengan ketentuan harus memenuhi protokol kesehatan seperti dilakukan untuk aktivitas lain yang diperbolehkan selama PSBB, melakukan disinfeksi kendaraan dan atribut sebelum dan setelah selesai digunakan, menggunakan masker dan sarung tangan, dan tidak berkendara jika sedang mengalami suhu badan di atas normal atau sakit," tandas Adita. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0