Bolehkan PKL di Trotoar, Anies Klaim Miliki Payung Hukum :: Nusantaratv.com

Bolehkan PKL di Trotoar, Anies Klaim Miliki Payung Hukum

Anies akan bagi trotoar dengan PKL
Bolehkan PKL di Trotoar, Anies Klaim Miliki Payung Hukum
Salah satu trotoar di DKI yang telah direvitalisasi (Tempo)

Jakarta, Nusantaratv.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan membagi trotoar yang sudah direvitalisasi kepada pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan, dengan pejalan kaki. Menurut dia, ada payung hukum yang memungkinkan bagi PKL berjualan di atas jalur pejalan kaki.

"Ya memang trotoar itu harus dibagi nantinya. Mana yang dipakai untuk pejalan kaki, mana yang bisa untuk berjualan," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (4/9/2019). 

Guna mewujudkan hal itu, menurut Anies pihaknya tengah membuat peraturan yang menjadi payung hukum. Regulasi itu mengatur pembagian trotoar bagi pejalan kaki dan PKL secara rinci.

"Sekarang kita dibuat, di kawasan mana, pembagiannya seperti apa. Ada aturan itu. Sekarang sedang dikerjakan," tuturnya. 

"Wilayah mana dipakai untuk pedagang berapa besar, dipakai untuk pejalan kaki berapa besar," imbuh Anies. 

Rencana penggunaan trotoar untuk para PKL, menurut Anies, juga mengacu Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 3 tahun 2014 tentang Pedoman Perencanaan Penyediaan dan Pemanfaatan Prasarana dan Jaringan Pejalan Kaki di Kawasan Perkotaan.

Anies menyimpulkan aturan tersebut jika PKL diperbolehkan menggunakan lahan trotoar untuk berjualan, asalkan sesuai dengan Permen PUPR. 

Di samping itu ada Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2012, Permendagri Nomor 41 Tahun 2012, dan juga kata dia Peraturan Gubernur Nomor 10 Tahun 2015 tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL.

"Banyak dasar hukumnya. Jadi bukan hanya dengan satu pasal kemudian hilang, tidak, untuk pengaturan trotoar, rujukan aturannya masih banyak yang lain," jelasnya. 

Anies pun mencontohkan kota-kota besar di luar negeri yang memberi ruang bagi PKL untuk berjualan di trotoar seperti New York, Amerika Serikat. PKL di kawasan itu ada yang berjualan secara permanen tapi juga yang berpindah-pindah dari satu trotoar ke trotoar lainnya.

"Anda lihat di kota-kota besar. Bahkan salah satu kota yang memiliki manual pengelolaan PKL terbaik itu New York untuk di trotoar. Artinya kita itu jangan sampai berpandangan anti pada PKL berjualan, karena memang landasan hukumnya pun ada," tandas Anies. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0