Beri Efek Jera, Belasan Warga Pelanggar PSBB Disanksi Menyapu Jalan di Matraman :: Nusantaratv.com

Beri Efek Jera, Belasan Warga Pelanggar PSBB Disanksi Menyapu Jalan di Matraman

PSBB Sebenarnya untuk Keamanan dan Kenyamanan Warga Agar Terhindar dari Penularan COVID-19.
Beri Efek Jera, Belasan Warga Pelanggar PSBB Disanksi Menyapu Jalan di Matraman
Pelanggar PSBB menyapu jalanan. (Nurito/Beritajakarta.id)

Jakarta, Nusantaratv.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberlakukan Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) mulai Jumat, 10 April 2020. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan pemerintah akan menindak tegas warga yang tidak mematuhi PSBB.

Hal itu tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Terhadap Pelanggaran PSBB dalam Penanganan COVID-19 di Provinsi DKI Jakarta.

Dalam kegiatan pengawasan dan penindakan PSBB pada Jumat (15/5/2020), terjaring 11 pelanggar PSBB yang dikenakan sanksi menyapu jalan di Kecamatan Matraman, Jakarta Timur (Jaktim).

Baca Juga: Kepikiran Keluarga di Rumah, Pasien Positif dan PDP Corona Kabur dari Tempat Karantina 

Terdapat 35 petugas gabungan menyisir Jalan Kayu Manis Timur, Jalan Kelapa Sawit, dan Pasar Jangkrik. Para pelanggar ini umumnya tidak mengenakan masker dan masih kerap berkerumun.

Camat Matraman, Andriansyah mengatakan, mereka yang kedapatan melanggar PSBB langsung dikenakan sanksi kerja sosial seperti membersihkan fasilitas umum, menyapu jalan dan area pasar, menjaga akses masuk dan keluar pasar, menyosialisasikan protokol kesehatan dan lain sebagainya.

"Ini untuk memberikan efek jera. Karena PSBB sebenarnya untuk keamanan dan kenyamanan warga agar terhindar dari penularan COVID-19," kata Andriansyah, dikutip dari Beritajakarta.id, Jumat (15/5/2020).

Selain sanksi kerja sosial seperti menyapu jalan dan area pasar, ungkap Andriansyah, para pelanggar tersebut juga diharuskan mengenakan rompi bertuliskan Pelanggar PSBB. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0