Banjir Berulang, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Sondang Tiar Debora Tampubolon: Pemprov DKI Masih Belum Serius :: Nusantaratv.com

Banjir Berulang, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Sondang Tiar Debora Tampubolon: Pemprov DKI Masih Belum Serius

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Sondang Tiar Debora Tampubolon Nilai Pemprov DKI Jakarta Masih Belum Serius Dalam Menangani Bencana Banjir.
Banjir Berulang, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Sondang Tiar Debora Tampubolon: Pemprov DKI Masih Belum Serius
Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Sondang Tiar Debora Tampubolon. (NTV)

Jakarta, Nusantaratv.com - Banjir masih saja terjadi setiap kali hujan dengan intensitas lebat mengguyur wilayah Ibu Kota Jakarta. Hal ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Sondang Tiar Debora Tampubolon menilai Pemprov DKI Jakarta masih belum serius dalam menangani bencana atau manajemen anti banjir di DKI ini.

"Kita masih belum melihat ada rencana-rencana strategis apa yang akan dilakukan Pemprov DKI untuk mengantisipasi adanya banjir ketika curah hujan tinggi. Kemudian di daerah-daerah hulu aliran sungai apabila terjadi hujan, maka membuat Jakarta mengalami banjir.  Walaupun memang pada saat sudah banjir sekitar 5 atau 6 jam bahkan satu hari itu bisa surut, tapi hal ini tidak boleh terjadi," ujar Sondang Tiar Debora Tampubolon, di Gedung DPR/MPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Harusnya, ungkap Anggota Dewan kelahiran Jakarta, 18 November 1983 itu, dengan curah hujan sebesar apapun, maka tidak boleh ada genangan air, baik di jalan maupun di perumahan. Karena hal itu sangat menggangu operasional dari warga DKI dalam melakukan aktivitas.

"Hal ini juga menyebabkan ekonomi lumpuh. Nah, hal-hal seperti ini harus diantisipasi, dan yang paling penting roda perekonomian kita tidak boleh lumpuh, karena ini Ibu Kota, sekaligus menjadi objek vital utama negara," lanjut putri tokoh nasional Nurdin Tampubolon itu.

Baca Juga: DKI Banjir Lagi, Sondang Tampubolon Kembali Beri Bantuan ke Warga Terdampak

Dia berharap Pemprov DKI Jakarta memiliki langkah-langkah strategis, apakah itu dengan menambah gorong-gorong, maupun proyek-proyek sodetan kali Ciliwung. "Memang harus dikerjakan walaupun itu produk dari Pemerintah Provinsi sebelumnya, tapi kalau memang itu bagus, ya tidak ada masalah. Karena itu nantinya merupakan suatu prestasi bagi Pemprov DKI yang sekarang untuk mengeksekusi, dan memang sebenarnya itu sudah layak untuk dilakukan," tambahnya.

Untuk jangka pendek, Sondang Tiar Debora Tampubolon berharap Pemprov DKI Jakarta mensiagakan disetiap bendungan-bendungan atau rumah-rumah pompa harus diaktifkan semua, dan tidak ada satupun yang mati. Sebab, kalau sudah ada satu yang mati, maka hal itu akan menggangu terhadap penyerapan air sebagai penyebab banjir.

"Kemudian kali-kali atau sungai-sungai yang ada, jika memang harus direvitalisasi, ya direvitalissi. Begitu juga kalau memang akan dilakukan normalisasi, yang lakukan. Kalau memang ada warga yang perlu direlokasi ditempat itu, bisa dilakukan juga, sehingga kami meminta kepada Pemprov DKI harus tegas," tuturnya.

"Karena ini tidak bisa ditunda-tunda, sebab menyangkut hajat hidup orang banyak khususnya yang ada di DKI Jakarta, dan kita akan mengalami fase kemunduran peradaban kalau Ibu Kota mengalami banjir dan banjir lagi," tegasnya.

Disisi lain, Jakarta Timur (Jaktim) yang menjadi basis daerah pemilihannya, merupakan wilayah yang rawan terhadap banjir. Dia mengaku warga telah memberikan aspirasi kepada dirinya terkait bencana banjir yang kerap menimpa wilayahnya tersebut. 

"Saya Aggota DPR RI dari Fraksi PDI perjuangan yang mewakili pemilihan Jakarta Timur. Kami di Jakarta Timur sangat terganggu dengan adanya banjir yang berulang. Warga juga sudah banyak yang memberikan aspirasi kepada saya bahwa setiap kali curah hujan tinggi mereka sudah harus waspada takut kalau banjir masuk ke dalam rumah," imbuh jebolan Institut Teknologi Bandung (2003-2010) itu.  

Baca Juga: Sondang Tampubolon dan Kader PDIP Tanam Pohon di DAS Citarum Cimahi 

Untuk itu, dia harus meneruskan aspirasi tersebut ke Pemprov DKI Jakarta, dan jika Pemprov DKI Jakarta tidak mampu melakukan revitaliasi terhadap Ibu Kota, maka pemerintah pusat harus turun tangan serta ikut campur dalam hal penanganan banjir.

"Kita harapkan juga apalagi ada rencana pembangunan Ibu Kota baru, dimana pembangunan Ibu Kota baru nanti yang ada di Kalimantan Timur harus benar-benar memperhatikan aspek lingkungan, bagaimana manajemen drainase harus compact. Begitu juga dengan isu kesehatan, kebersihan, sanitasi yang harus benar-benar berjalan, dan tidak ada lagi tambal sulam," cetusnya.

"Kabel-kabel harus tertanam dengan baik. Gorong-gorong mana yang harus di-maintenance, supaya Ibu Kota baru ini menjadi smart city dan bagaimana DKI Jakarta sebagai Ibu Kota saat ini juga bisa menjadi smart city," tukas Sondang Tiar Debora Tampubolon.
 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0