Untung Rp 10 M, Klinik Stem Cell Ilegal di Kemang Digerebek :: Nusantaratv.com

Untung Rp 10 M, Klinik Stem Cell Ilegal di Kemang Digerebek

Tiga orang ditangkap dalam kasus ini
Untung Rp 10 M, Klinik Stem Cell Ilegal di Kemang Digerebek
Konferensi pers pengungkapan klinik stem cell ilegal.

Jakarta, Nusantaratv.com - Petugas Subdit Kamneg Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap tiga orang dalam penggerebekan klinik yang sediakan jasa suntik stem cell ilegal di Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (11/1/2020). Pelaku antara lain berinisial YW (46), LJ (47) dan OH.

Baca juga: Bukan Cuma Nikah, Tapi Tawuran di Jakbar Juga Pakai Undangan 

Jasa suntik stem cell ini bisa meraup keuntungan hingga Rp 10 miliar.

"Sementara Rp 10 miliar untuk keuntungannya," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana di Mapolda Metro Jaya, Kamis (16/1/2020).

Nana mengungkapkan, serum cell ampul atau cairan suntikan tersebut juga diperjualbelikan. Seratus serum cell ampul dibanderol Rp 100 juta. 

"Dan dua ratus serum ampul dikenakan Rp 200 juta," jelasnya. 

Pihaknya saat ini masih menyelidiki lebih lanjut terkait keuntungan yang diraup pelaku dari jasa suntik stem cell tersebut. Termasuk keaslian serum stem cell. 

"Kami juga sedang kumpulkan korban dari suntik stem cell itu. Sementara, ada sekitar 56 korban yang dikumpulkan dari bulan Januari 2019 hingga Januari 2020," tutur Nana. 

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 204 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 263 KUHP dan atau Pasal 75 ayat (1), Pasal 76 UU RI No. 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran, dan atau Pasal 201 jo Pasal 197 jo Pasal 198 jo Pasal 108 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dan atau Pasal 8 ayat (1) huruf a UU RI No. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen jo Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP. Ancamannya  hukuman pidana 15 tahun penjara.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0