Tolak Bioskop di PGC Pakai Spanduk Rasis, Kakek-kakek Diciduk Polisi :: Nusantaratv.com

Tolak Bioskop di PGC Pakai Spanduk Rasis, Kakek-kakek Diciduk Polisi

Pelaku melakukan aksinya karena faktor ekonomi
Tolak Bioskop di PGC Pakai Spanduk Rasis, Kakek-kakek Diciduk Polisi
Konferensi pers penangkapan Andy oleh Polda Metro Jaya.

Jakarta, Nusantaratv.com - Polisi menangkap pelaku pemasangan spanduk penolakan bioskop XXI di Pusat Grosir Cililitan (PGC), yang bersentimen suku, agama, ras dan antar golongan (SARA). Pelaku ialah pria uzur bernama Andy M. Saleh, yang merupakan Ketua Gerakan Ormas Islam Betawi (GOIB) Jakarta Timur. 

Baca juga: Tangkap 19 Orang, Polda Metro Jaya Sita Ganja 1,3 Ton 

Andy yang ditangkap pada Rabu (23/1/2020) malam, telah ditetapkan sebagai tersangka. Polisi menyebut lelaki 58 tahun itu bertindak sendirian. 

"Dia (Andy) mengonsep sendiri, kemudian membuat, memesan, dan memasang spanduk tersebut," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (23/1/2020).

Hasil pemeriksaan petugas Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Andy mengaku membuat spanduk yang fotonya viral di media sosial (medsos) ini, karena tekanan ekonomi.

"Masih didalami lagi motifnya karena pengakuannya masalah ekonomi. Dia membuat karena memang tanggal 17 Januari 2020 akan ada aksi demo untuk menolak adanya bioskop dekat masjid," tutur Yusri.

Andy yang mantan ketua RW, saat ini telah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya, dan dijerat Pasal 156 KUHP, Pasal 55 KUHP, Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf b Undang-Undang Republik Indonesia tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. Ia diancam hukumannya lima tahun penjara.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0