Satgas Anti Mafia Bola Tangkap 6 Orang, Ada Wasit dan Pengurus PSSI :: Nusantaratv.com

Satgas Anti Mafia Bola Tangkap 6 Orang, Ada Wasit dan Pengurus PSSI

Mereka diduga terlibat pengaturan skor Liga 3 Indonesia
Satgas Anti Mafia Bola Tangkap 6 Orang, Ada Wasit dan Pengurus PSSI
Konferensi pers Satgas Anti Mafia Bola di Mapolda Metro Jaya, Kamis (28/11/2019).

Jakarta, Nusantaratv.com - Satgas Anti Mafia Bola menangkap enam orang karena diduga terlibat pengaturan skor pertandingan sepak bola Liga 3 Indonesia, Senin (25/11/2019). Indikasi pengaturan skor ini berlangsung di laga Preses Sumedang melawan Persikasi Bekasi di Stadion Ahmad Yani, Rabu (6/11/2019). Keenam orang yang diringkus antara lain wasit, manajemen Persikasi Bekasi, dan PSSI Jawa Barat (Jabar).

Baca juga: Kapolda Soal Reuni 212: Kegiatan Keagamaan Biasa 

"Penyidik pertama menangkap wasit berinisial DSP. Kemudian tiga orang pengurus Persikasi Bekasi berinisial PT, HR, dan SH. Selanjutnya MR. Terakhir dari PSSI Jabar bagian perwasitan inisial DS," ujar Ketua Satuan Satgas Anti Mafia Bola, Brigjen Hendro Pandowo saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Kamis (28/11/2019).

Menurut Hendro, masih ada dua orang lagi yang diburu petugas. 

"Masih dua DPO dari PSSI adalah saudara TAHA, seorang perantara dan HN exco PSSI Jabar," jelasnya. 

Hendro menjelaskan, keenam tersangka disinyalir saling melobi untuk memenangkan Persikasi Bekasi agar bisa naik ke Liga 2. Guna memuluskan rencana itu, manajemen Persikasi diduga menyerahkan uang suap Rp 12 juta. 

"Terjadi suap, pemberiang uang dan terjadi pengaturan skor. Ini awalnya inisiatif dari manajemen Persikasi Bekasi. Tapi kan tidak akan terjadi kalau tidak ada orang lain yang mau diajak kerjasama. Sekarang lagi kami dalami perorang dapt berapa," tuturnya. 

Para tersangka dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan atau Pasal 55 KUHP, dengan ancaman pidana kurungan lima tahun. 

"Kami sudah lakukan penahanan di Rutan Polda Metro Jaya," tandas mantan Kapolres Metro Jakarta Pusat itu. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0