Propam Diminta Periksa Anggota yang Pamer Kemewahan di Medsos :: Nusantaratv.com

Propam Diminta Periksa Anggota yang Pamer Kemewahan di Medsos

Kompolnas meminta aturan tersebut berlaku dari pimpinan hingga anggota level terbawah Polri
Propam Diminta Periksa Anggota yang Pamer Kemewahan di Medsos
Kadiv Propam Polri Irjen Listyo Sigit Prabowo. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Polri meminta anggotanya tak pamer kemewahan di media sosial. Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta aturan itu ditegakkan sampai polisi di tingkat terbawah.

Baca juga: Polri Minta Anggota Tak Hedon dan Pamer Gaya Hidup Mewah di Medsos 

"Reformasi kepolisian yang dimulai bersamaan dengan dihapusnya ABRI serta dipisahkannya TNI dan Polri memfokuskan pada tiga hal, yaitu reformasi struktur, reformasi instrumen, dan reformasi kultur. Reformasi struktur dan instrumen sudah berjalan baik, dan yang masih perlu banyak dibenahi adalah reformasi kultur," ujar anggota Kompolnas Poengky Indarti kepada wartawan, Sabtu (16/11/2019). 

Poengky menjelaskan, reformasi kultur Polri ialah mengubah watak dan perilaku anggota Polri menjadi lebih baik. Tak terkecuali menjadikan anggota Polri lebih humanis. 

"Tidak melakukan kekerasan yang berlebihan, tidak arogan, dan tidak bergaya hidup mewah," ucapnya.

Poengky menjelaskan, larangan anggota memiliki barang mewah sebenarnya sudah ada di Peraturan Kapolri Nomor 10 tahun 2017. Aturan itu juga merupakan bentuk dari aparatur negara yang baik dan bersih dari KKN. 

"Aturan ini harus dilaksanakan mulai level pimpinan hingga level terbawah. Jika ada yang melanggar, Propam harus memeriksa, jangan-jangan kepemilikan barang mewah atau gaya hidup mewah diperoleh dari cara-cara yang bertentangan dengan hukum," tandasnya.

Markas Besar (Mabes) Polri sebelumnya mengeluarkan surat imbauan yang mengatur jajaran agar menampilkan gaya hidup sederhana di tengah-tengah masyarakat. Setiap anggota Polri dilarang menampilkan hal-hal bersifat kemewahan di media sosial (medsos).

Aturan itu tertuang dalam telegram dari Kadiv Propam Polri Irjen Listyo Sigit Prabowo Nomor: ST/30/XI/HUM.3.4/2019/DIVPROPAM, yang ditandatangani pada 15 November 2019. Aturan ini juga berlaku bagi keluarga anggota Polri.

"Itu memang arahan langsung dari Bapak Kapolri Jenderal Idham Azis terkait dengan profil Polri berada di tengah-tengah masyarakat tentunya harus menampilkan sebagai Polri yang dekat dengan masyarakat. Terhadap hal-hal yang sifatnya hedonis, mem-posting hal-hal yang sifatnya pamer jadi sesuatu yang seharusnya kita hindari," ujar Listyo, Sabtu (16/11/2019).

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0