Polwan Polda Maluku Terpapar Radikalisme dari Medsos :: Nusantaratv.com

Polwan Polda Maluku Terpapar Radikalisme dari Medsos

Bripda NOS sebelumnya pernah ditangkap dalam kasus yang sama
Polwan Polda Maluku Terpapar Radikalisme dari Medsos
Bripda NOS saat diamankan pada Mei 2019 di Bandara Juanda, Surabaya. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Polisi wanita (polwan) berinisial NOS yang berpangkat Bripda, diduga terpapar paham radikal. Ia terpapar paham tersebut dari media sosial (medsos). 

"Dia terpapar paham ISIS melalui media sosial," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Jumat (4/10/2019).

Dedi tak merinci lebih lanjut berapa lama oknum anggota Polda Maluku Utara itu terpapar.

Sementara, Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra, mengatakan 
NOS ditangkap di Solo, Jawa Tengah. Meski begitu, dirinya tak menyebutkan kapan NOS ditangkap.

Saat ini, tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri masih memeriksa NOS. NOS rencananya akan menjalani sidang terkait dugaan pelanggaran kode eti. Ia terancam dipecat dari kepolisian.

"Secara aturan di internal organisasi, yang bersangkutan juga dalam proses untuk menuju sidang komisi kode etik, yang kemudian nanti akan direkomendasikan di-PTDH (Pemberhentian Tidak dengan Hormat)," kata Asep. 

Baca juga: Moeldoko Minta Buzzer Ditertibkan, Ini Kata Polri

NOS sendiri sebelumnya pernah ditangkap di Bandara Juanda, Surabaya, pada 26 Mei 2019, dengan kasus yang sama.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0