Polisi Ungkap Kerap Diminta Dispensasi Aturan Ganjil-genap :: Nusantaratv.com

Polisi Ungkap Kerap Diminta Dispensasi Aturan Ganjil-genap

Yusuf mengaku pihaknya kerap dimintai keringanan pemberlakuan ganjil-genap
Polisi Ungkap Kerap Diminta Dispensasi Aturan Ganjil-genap
Salah satu sudut kawasan ganjil-genap (Liputan6.com)

Jakarta, Nusantaratv.com - Kepolisian mengungkapkan kendala saat penerapan sistem ganjil-genap. Banyak kendaraan yang menggunakan pelat nomor palsu saat ganjil-genap diberlakukan.

"Polisi dalam hal ini sebagai aparat penegakan hukum, tentu juga ada suatu permasalahan-permasalahan dalam menegakkan (ganjil-genap), salah satu contoh dengan adanya ganjil-genap ini, muncul juga namanya pelat nomor palsu. Jadi satu mobil itu ada yang dibuat dua," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf, di Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (3/9/2019).

Menurut Yusuf, para pengendara biasanya memiliki dua pelat nomor yang satu genap dan yang satu bernomor ganjil. Pihaknya sering menemui para pelanggar jenis ini saat ganjil-genap.

"Dua pelatnya tinggal narik aja tuh, satu hari ini aja, apa genap, diambil yang ganjil. Ganjilnya dibetot aja dibelakangnya genap. Besok berubah lagi. Ini banyak kita temukan," tutur Yusuf.

Pihaknya, imbuh Yusuf seringkali dimintai dispensasi atau keringanan kepada pihak kantor ataupun kementerian agar melepaskan mereka dari sistem ganjil genap. Tapi Yusuf menegaskan tidak bisa memberikan dispensasi itu.

"Kemudian di beberapa ruas jalan yang masuk ganjil genap pun, banyak seluruh instansi, yang minta rekomendasi, minta dispensasi, kalau bisa di kementerian saya, di kantor saya dibebaskan ganjil genap. Semuanya Pak yang jalur itu, terutama Sudirman-Thamrin," papar dia. 

"Saya bilang kalau satu kita berikan dispensasi, seluruh kantor maupun kementerian lembaga ini semuanya minta dispensasi, akhirnya tidak berjalan program ini. Jadi satu saya tolak, saya tolak semua," imbuh Yusuf. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0