Polisi Turun Tangan Selidiki 'Desa Hantu' :: Nusantaratv.com

Polisi Turun Tangan Selidiki 'Desa Hantu'

Polri akan berkoordinasi dengan kejaksaan dan KPK
Polisi Turun Tangan Selidiki 'Desa Hantu'
Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal (kanan). (Detik.com)

Jakarta, Nusantaratv.com - Polri berencana turun tangan menindaklanjuti temuan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait 'desa hantu' atau desa fiktif. Desa ini hadir untuk membuat anggaran negara 'bocor'. Caranya dengan ikut serta menerima Dana Desa, yang padahal desa tersebut tak berpenduduk. 

Baca juga: Beberapa Hari Ini Kabareskrim Baru Bakal Dipilih

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen M Iqbal, mengatakan pihaknya akan menyelidiki keberadaan desa hantu tersebut. 

Mengingat, sebelumnya Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) pernah mendapati desa fiktif Kabupaten Konawe.

Sebanyak 60 orang saksi dalam kasus itu telah diperiksa polisi. Mayoritas kepala desa, tapi belum ada satupun yang ditetapkan tersangka.

"Jelas kita akan melakukan upaya-upaya proses penegakan hukum tetapi kita koordinasi dan sinergi dengan lembaga penegak hukum tersebut," ujar Iqbal di kantornya, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Kepolisian akan melakukan koordinasi dengan lembaga penegak hukum lainnya mengenai temuan Kemenkeu ini.

"Prinsipnya Kepolisian RI akan berkoordinasi dengan lembaga penegak hukum lain. ada Kejaksaan, ada KPK," jelas Iqbal. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya menemukan adanya desa fiktif yang tak berpenghuni, tapi dapat anggaran pemerintah melalui dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD). Desa fiktif tersebut tak berpenghuni karena memang tak terdaftar sebelumnya. Sejauh ini belum diketahui siapa yang membuatnya.

"Karena adanya transfer ajeg (tetap) Dana Desa, ada desa-desa baru tidak ada penduduknya, tapi ada transfer tiap tahun," kata Sri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/11/2019).

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0