Percepat Pembacaan Putusan, Keputusan MK Dinilai Tepat :: Nusantaratv.com

Percepat Pembacaan Putusan, Keputusan MK Dinilai Tepat

Langkah mempercepat pembatasan putusan sengketa Pilpres oleh MK, didukung pengamat
Percepat Pembacaan Putusan, Keputusan MK Dinilai Tepat
Majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK)

Jakarta, Nusantaratv.com - Pengamat hukum C Suhadi mendukung langkah Mahkamah Konstitusi (MK) yang mempercepat pembacaan putusan sengketa Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Sebab secara prinsip, kata dia, pembacaan keputusan hasil sidang lebih baik jika dilakukan secara cepat.

"Ketika sidang sudah dianggap selesai dan semua bukti sudah diajukan oleh para pihak, saya pikir jika putusannya dipercepat itu lebih baik," ujar Suhadi, Selasa (25/6/2019).

Menurut Suhadi, MK tak perlu memutus sesuai jadwal yaitu pada 28 Juni 2019, jika segala kesiapan telah rampung. 

"Seperti kita lihat MK sudah siap, artinya semua persidangan sudah selesai, para pihak tidak melakukan tambahan alat bukti dan sebagainya," tuturnya. 

Lebih lanjut, ia meminta seluruh pihak baik kubu Jokowi-Ma'ruf maupun Prabowo-Sandi menerima putusan MK. Sebab putusan majelis hakim merupakan proses hukum sesuai konstitusi, yang telah disepakati. 

"Karena semua pihak telah bersepakat untuk mengambil jalur hukum sebagai jalur terakhir ke MK dan seperti juga kita ketahui putusan MK adalah final dan binding (mengikat)," jelas dia. 

Setelah ini, Suhadi meminta tak ada lagi tudingan miring terhadap MK, maupun ujaran kebencian yang memprovokasi masyarakat. Selain dinilai tak dewasa, sikap tersebut berpotensi melanggar hukum. 

"Ingat di sini ada lembaga contempt of court artinya lembaga pengadilan tidak boleh dihina karena pengadilan adalah lembaga terhormat. Sehingga barang siapa saja yang menghina pengadilan bisa dikenakan saksi hukuman seperti diatur dalam Pasal 207 dan 217 KUHP," tandas pria yang juga pimpinan organisasi relawan Jokowi-Ma'ruf Amin, Negeriku Indonesia Jaya (Ninja) ini. (Rizk)

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0