Penyerang: Saya Enggak Suka Novel, Karena Pengkhianat :: Nusantaratv.com

Penyerang: Saya Enggak Suka Novel, Karena Pengkhianat

Penyerang Novel mengungkapkan motif aksinya
Penyerang: Saya Enggak Suka Novel, Karena Pengkhianat
RB, tersangka penyerang Novel, saat digiring petugas. (Tanda Seru)

Jakarta, Nusantaratv.com - Penyerang penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dipindahkan dari Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya, Sabtu (28/12/2019) siang. Anggota Polri berinisial RM dan RB ini dipindah ke Rutan Bareskrim Polri.

Baca juga: Tampil Klimis, Ini Wajah Penyerang Novel 

Dua orang tersangka yang mengenakan seragam tahanan warna oranye ini hanya tertunduk dan nampak murung. Meski begitu, dalam kesempatan itu salah seorang pelaku menyampaikan pesan. Pesan ini diduga menjelaskan motif atau alasan mereka menyerang Novel. 

"Tolong dicatat! Saya enggak suka sama Novel karena dia penghianat," teriak RB saat dibawa ke mobil untuk dipindahkan. 

Tak dipaparkan lebih lanjut maksud kata pengkhianat yang dilontarkan RB. Namun, diketahui Novel merupakan mantan anggota Polri. 

Bahkan saat di KPK, ia sempat berstatuskan personel Korps Bhayangkara. Status itu ia lepas pada 2012 lalu. Ia memilih menjadi pegawai KPK ketimbang Polri, yang telah memerintahkannya kembali ke institusi. 

Di KPK, sejumlah kasus menonjol ia tangani. Yang paling menyorot perhatian ialah saat dirinya sukses memenjarakan jenderal bintang dua Polri, Irjen Djoko Susilo, dalam kasus simulator SIM Korlantas Polri. 

Ia saat itu menduduki posisi ketua satgas penyidikan kasus. Kala penanganan kasus tersebut berlangsung, hubungan KPK dengan Polri pun memanas. Novel bahkan nyaris ditangkap tim Bareskrim Polri atas kasus lama yang menjeratnya, saat menjadi Kasat Reskrim Polres Bengkulu. 

Novel akhirnya ditangkap petugas kepolisian atas kasus serupa, pada 2015 lalu. Ia ditangkap saat KPK menangani kasus rekening gendut petinggi Polri. 

Adapun RB dan RM sendiri, diketahui merupakan anggota Polri. Indonesia Police Watch (IPW) menyebut keduanya merupakan anggota Brimob, Kelapa Dua, Depok. 

"Tujuannya karena merasa kesal dan dendam dengan ulah Novel, yang tidak dijelaskan yang bersangkutan kenapa yang bersangkutan dendam pada Novel," ujar Ketua Presidium IPW Neta S. Pane, dalam keterangan tertulis, Jumat (28/12/2019). 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0