Pemerintah Ogah Bayar Denda Overstay Rizieq :: Nusantaratv.com

Pemerintah Ogah Bayar Denda Overstay Rizieq

Pemerintah menolak membayar denda overstay Rizieq Syihab
Pemerintah Ogah Bayar Denda Overstay Rizieq
Ali Mochtar Ngabalin (Tempo)

Jakarta, Nusantaratv.com -Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden, Ahli Mochtar Ngabalin menegaskan terhalangnya kepulangan Rizieq Syihab ke Indonesia tak ada hubungannya dengan pemerintah. Istana pun menolak membayar biaya overstay pimpinan Front Pembela Islam (FPI) selama di Arab Saudi. 

"Apa urusannya? Tidak ada urusannya, dia jalan tidak kasih tahu, jalan juga pergi umrah biasa dengan keluarganya untuk apa pergi itu kan umrah waktu itu," kata Ngabalin kepada wartawan, Jumat (12/7/2019) malam.

Ngabalin juga mengomentari penggalangan dana yang hendak dilakukan para pendukung Rizieq agar pria itu bisa pulang. Ia meminta upaya tersebut segera dilaksanakan dan tak mempolitisirnya.

"Bayar saja, jangan cerita kumpul saja danamu untuk kasih pulang ketua umum mu imam besar, kenapa harus rewel sekali. Segera saja jangan banyak cerita kok, tidak usah lagi bikin isu baru kampanye dan pemilu sudah selesai," jelas Ngabalin. 

Ia pun berseloroh akan memfasilitasi para pendukung Rizieq jika mereka tak mampu. 

"Kalau tidak bisa, saya temani ke luar negeri, saya temani ke imigrasi, saya temani ke kerajaan Saudi Arabia di perwakilan di Indonesia," kata dia. 

Kendati begitu, Ngabalin menegaskan jika 
pemerintah takkan mengambil sikap terkait persoalan Rizieq. 

"Tidak ada, kami tidak punya sikap, pemerintah mau bikin sikap apa coba? orang dia caci maki, dia menyebarkan berita penuh bohong, hoax dalam vlog di mana-mana juga tidak bikin apa apa kita. Di musim kampanye kemarin coba buka itu semua ada, tidak ada kita bantah," tegas Ngabalin.

Sebelumnya, pengacara Rizieq, Sugito Atmo Prawiro menyebut pemerintah seharusnya membayar denda overstay kliennya. Sebab yang membuat Rizieq tak bisa pulang ialah pemerintah. 

"Pada waktu itu tanggal 10, 12, 16 mencoba untuk keluar negeri tapi dicekal. Dicekal atas permintaan institusi resmi di Indonesia ke keimigrasian Arab Saudi. Setelah tanggal 20 Juli, dia overstay. Jadi overstay-nya bukan kesalahan Habib Rizieq tapi atas permintaan institusi resmi di Indonesia. Karena overstay, seharusnya, karena bukan kesalahan Habib Rizieq, yang membayar itu pemerintah," ujar Sugito.

Apabila pemerintah tak mau membayar denda tersebut, menurut Sugito pihaknya akan mengkonsolidasikan umat mengumpulkan iuran untuk membantu Rizieq. (Rizk)

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0