Pemeriksaan Kejiwaan Remaja Pembunuh Balita Selesai :: Nusantaratv.com

Pemeriksaan Kejiwaan Remaja Pembunuh Balita Selesai

Pemeriksaan kejiwaan terhadap pembunuh bocah berusia 5 tahun, selesai. Kini tim dokter kejiwaan RS Polri sedang menyusun hasil pemeriksaan tersebut.
Pemeriksaan Kejiwaan Remaja Pembunuh Balita Selesai
Henny Riana Kepala Tim Dokter Kejiwaan Rumah Sakit Polri Kramat Jati./antarafoto

Nusantaratv.com - Pemeriksaan kejiwaan terhadap pembunuh bocah berusia 5 tahun, akhirnya selesai. Kini tim dokter kejiwaan Rumah Sakit Polri sedang menyusun hasil pemeriksaan kepada NF, nanti hasilnya akan diserahkan kepada pihak penyidik Polres Metro Jakarta Pusat sebagai bahan penyidikan selanjutnya.

“Iya sudah selesai. Belum kami serahkan karena masih harus disusun dulu,” ujar Kepala Tim Dokter Kejiwaan Rumah Sakit Polri Henny Riana saat dihubungi.

Pemeriksaan awal selama dua pekan dilakukan tim dokter secara intensif dengan melakukan wawancara dan tatap muka langsung dengan NF (tersangka). Pemeriksaan dilakukan di Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.

“Iya tidak libur karena memang harus benar-benar harus memeriksa dia di rumah sakit. Dia kan di rumah sakit,” tuturnya.

Untuk memeriksa NF, pihak dokter rumah sakit Polri melakukannya dengan berbagai metode dan melihat kondisi kejiwaan tersangka. Sayangnya Henny Riana, belum bersedia membocorkan hasil pemeriksaan tersebut.

“Ya tidak bisa. Hasil ini pasti diserahkan ke polisi untuk penyidikan,” imbuhnya.

Baca Juga: Terinspirasi Film, Siswi SMP Benamkan Kepala Balita ke Bak Mandi Sampai Tewas

Kombes Heru Novianto selaku Kapolres Metro Jakarta Pusat sendiri saat dihubungi mengatakan bahwa pihaknya belum menerima hasil pemeriksaan terhadap NF. Hasil pemeriksaan nantinya akan digunakan sebagai rujukan saat proses penyidikan kasus pembunuhan terhadap bocah balita lima tahun tersebut  berlangsung.

“Belum selesai. Saya juga masih nunggu nih,” ucapnya.

“Iya betul bahan dari dokter menentukan proses penyidikan berlanjut atau tidak,” tukasnya.

Seperti pemberitaan sebelumnya, NF, bocah 15 tahun yang membunuh balita anak tetangganya itu terjadi karena yang bersangkutan terpengaruh dari kegemaraannya menonton tayangan dan cerita-cerita kekerasan.

Sumber: mediaindonesia.com

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0