Pasal Penyerang Novel Disoal, Polisi: Penyidik Tak Bisa Diintervensi :: Nusantaratv.com

Pasal Penyerang Novel Disoal, Polisi: Penyidik Tak Bisa Diintervensi

Tim Advokasi Novel menilai seharusnya polisi menjerat pelaku dengan Pasal 55 KUHP
Pasal Penyerang Novel Disoal, Polisi: Penyidik Tak Bisa Diintervensi
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono. (Tribunnews)

Jakarta, Nusantaratv.com - Penerapan Pasal 170 KUHP yang disangkakan kepada dua penyerang penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dikritik. Menurut Polri penyidik tak bisa diintervensi dalam menjalankan tugasnya.

Baca juga: Ini Masing-masing Peran Penyerang Novel 

"Penyidik tidak bisa diintervensi. Jadi biarlah penyidik bekerja, silakan penyidik membuktikan dari pada kasus tersebut," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (31/12/2019).

Menurut Argo, penyidik masih mendalami keterangan dari kedua tersangka. Masih ada kemungkinan saksi lainnya dipanggil dalam kasus ini.

"Gunanya dilakukan penahanan apa itu 20 hari ke depan adalah untuk menggali mencari jawaban dari pada tersangka, jadi kita bisa nanti bisa melihat maupun nanti kita bisa merangkai peristiwa yang terjadi yang, jadi kita tetap menggali semuanya kalau memang nanti ada perkembangan saksi yang lain perlu diperiksa, akan kita periksa," papar dia. 

Sebelumnya, Tim Advokasi Novel Baswedan menyebut kasus teror penyiraman air keras terhadap Novel bukan tindak pidana biasa. Menurut mereka ada permufakatan jahat. 

"Pasal ini menghilangkan dimensi kasus Novel yang bukan tindak pidana biasa," ujar Tim Advokasi Novel Baswedan, Asfinawati, Minggu (29/12/2019). 

Asfinawati berpandangan, seharusnya pelaku dijerat Pasal 55 KUHP tentang penyertaan dalam tindak pidana. Pasal itu kata dia pernah diberlakukan terhadap Pollycarpus Budihari Priyanto, tersangka pembunuhan aktivis HAM Munir.

"Harusnya ada Pasal 55 tentang penyertaan. Seperti dalam kasus Pollycarpus, dia dikenakan Pasal 55 meski saat itu masih sendiri menjadi tersangka," tandasnya. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0