Ombudsman Sebut Ada Pungli di Samsat, Masyarakat Gelar Aksi Protes :: Nusantaratv.com

Ombudsman Sebut Ada Pungli di Samsat, Masyarakat Gelar Aksi Protes

Pemuda dari LLA bakal gelar unjuk rasa sikapi laporan pungli di samsat oleh Ombudsman RI
Ombudsman Sebut Ada Pungli di Samsat, Masyarakat Gelar Aksi Protes
Para pemuda dari Lingkaran Lintas Aktivis (LLA)

Jakarta, Nusantaratv.com -Sejumlah pemuda dari Lingkaran Lintas Aktivis (LLA) berencana menggelar aksi unjuk rasa menyikapi laporan maladministrasi pengurusan mutasi kendaraan di Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) di lingkungan Polda Metro Jaya. Menurut Koordinator LLA Debrito, maladministrasi yang disampaikan Ombudsman RI ini berlangsung di Samsat kota Bekasi, Samsat kota Depok, dan Samsat kabupaten Bogor.

"Hasil investigasi Ombudsman menyebut terjadi pungli di Samsat yang dilakukan calo, petugas Samsat baik oleh PNS maupun kepolisian, serta oleh karyawan perbantuan. Pelanggaran ini dikatakan muncul karena banyak oknum memanfaatkan prosedur yang sulit dan tak jelas. Hal itu ditemukan di wilayah penyangga Jakarta," ujar Debrito dalam keterangan tertulis, Jakarta (31/7/2019). 

Karenanya LLA akan menggelar demonstrasi di Mabes Polri, kantor Ombudsman RI dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Aksi tersebut digelar Jumat 2 Agustus 2019. 

"Beranjak dari hal tersebut, maka kami dari Lingkaran Lintas Aktivis bermaksud melakukan aksi unjuk rasa," jelas Debrito. 

Pihaknya bakal mendesak Ombudsman berkoordinasi dengan KPK untuk menindaklanjuti dugaan pungli di tiga samsat.

"Kami juga bakal mendesak KPK sebelum penghujung kepemimpinan Agus Rahardjo, lewat informasi dari Ombudsman RI menelusuri praktik dugaan korupsi di Samsat kota Bekasi, Samsat kota Depok, dan Samsat kabupaten Bogor. Karena informasi sudah jelas dari Ombudsman RI," paparnya. 

LLA juga mendesak Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengambil tindakan tegas terhadap laporan Ombudsman.

"Kita juga bakal mendesak Divisi Propam Mabes Polri menindaklanjuti adanya temuan Ombudsman RI dengan melakukan pemeriksaan terhadap pimpinan Samsat kota Bekasi, Samsat kota Depok, dan Samsat kabupaten Bogor serta menggantinya jika terbukti bersalah," tandas Debrito. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0