Moeldoko Minta Buzzer Diterbitkan, Ini Kata Polri :: Nusantaratv.com

Moeldoko Minta Buzzer Diterbitkan, Ini Kata Polri

Polri telah memblokir akun-akun medsos yang sebar hoaks
Moeldoko Minta Buzzer Diterbitkan, Ini Kata Polri
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo

Jakarta, Nusantaratv.com - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko meminta buzzer yang pro pemerintah maupun tidak, perlu ditertibkan. Kepolisian  memastikan telah melakukan penindakan terhadap buzzer-buzzer di media sosial.

Baca juga: Polisi Selidiki Akun Medsos Penyebar Hoaks Rasisme Wamena

"Saat ini untuk kreator dan buzzer-buzzer apabila fakta hukumnya ada perbuatan melawan hukum kan sesuai dengan alat bukti dan rumusan deliknya kan sudah dilaksanakan gakkum (penegak hukum), meskipun hukum adalah ultimum remedium," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Jumat (3/10/2019).

Menurut Dedy, Polri telah melakukan upaya pencegahan, salah satunya dengan menjalin kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo). Sehingga akun-akun media sosial yang diduga menyebarkan hoaks, bisa diblokir. 

"Untuk langkah-langkah mitigasi juga secara linier sudah dilakukan dari literasi-literasi digital sampai dengan kerja sama dengan Kemkominfo memblokir akun-akun buzzer yang terbukti menyebarkan hoax dan narasi-narasi hate speak," tuturnya.

Moeldoko sebelumnya membantah jika KSP memimpin buzzer pro pemerintah di media sosial. Mantan Panglima TNI justru menilai para buzzer perlu ditertibkan.

"Saya pikir memang perlu (ditertibkan). Kan ini kan yang mainnya dulu relawan, sekarang juga pendukung fanatik," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (3/10/2019).

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0