Mahfud Md Yakin Polri dan Kejaksaan Bisa Sehebat KPK :: Nusantaratv.com

Mahfud Md Yakin Polri dan Kejaksaan Bisa Sehebat KPK

Hal ini bisa terjadi asal seluruh potensi dan SDM kedua lembaga dimanfaatkan secara profesional
Mahfud Md Yakin Polri dan Kejaksaan Bisa Sehebat KPK
Menko Polhukam Mahfud Md. (Kompas.com)

Jakarta, Nusantaratv.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud Md, meyakini Polri dan Kejaksaan Agung bisa lebih hebat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca juga: Tunjuk Dewan Pengawas KPK, Jokowi: Percayalah yang Terpilih Miliki Kredibilitas   

Kondisi ini bisa terwujud apabila seluruh sumber daya serta potensi yang ada di dua lembaga penegak hukum itu, diberdayakan secara profesional.

"Sebenarnya sih lembaga penegak hukum yang ada sekarang, Polri, Kejaksaan, itu bisa sehebat atau lebih hebat dari KPK," ujar Mahfud di kantornya, Jakarta, Jumat (1/11/2019).

Hal itu bisa terwujud, imbuh Mahfud, apabila seluruh sumber daya dan potensi lain yang ada di keduanya, termasuk struktur organisasi hingga tingkat daerah, dimanfaatkan secara profesional. Sehingga  kekhawatiran akan terjadinya pelemahan dalam pemberantasan korupsi dapat diminimalisir atau bahkan tak ada.

"Nah itulah yang nanti akan kita kerjakan dari sini untuk iklim investasi, suatu penegakkan hukum yang memberi harapan kepada pelaku pasar. Kedua, tentu kan keamanan-keamanan itu, langkah-langkah yang perlu ditempuh untuk melakukan deradikalisasi," paparnya.

Presiden Jokowi dalam rapat terbatas meminta seluruh penegak hukum termasuk KPK, tak mengganggu iklim investasi. Permintaan itu disampaikan Jokowi saat membuka rapat terbatas dengan topik: penyampaian program dan kegiatan di bidang politik, hukum dan keamanan, di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (31/10/2019).

"Saya juga perintahkan Menkopolhukam, Kapolri, Jaksa Agung, KPK, bahwa hukum harus menjamin keberanian investor, pelaku industri, dalam menjaga program-program pemerintah," kata Jokowi.

Jokowi lalu membeberkan bahwa selama ini banyak program-program yang justru banyak terkendala oleh permasalahan hukum.

Menurut dia banyak investor yang sudah antre untuk masuk, tapi karena kepastian hukumnya diragukan, akhirnya mereka tak bisa merealisasikan investasinya.

"Para pelaku usaha dan investor dalam negeri termasuk BUMN yang banyak ketakutan dengan aparat hukum tolong juga jangan sampai terjadi dicari-cari kesalahan, digigit-gigit sehingga program-program yang harusnya bisa kita selesaikan berhenti di tengah jalan," kata dia.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0