MA Diminta Segera Beri Putusan PK Kasus Ijazah Palsu STT Setia :: Nusantaratv.com

MA Diminta Segera Beri Putusan PK Kasus Ijazah Palsu STT Setia

Yusuf menduga ada pihak tertentu yang berusaha memperlambat proses hukum
MA Diminta Segera Beri Putusan PK Kasus Ijazah Palsu STT Setia
Unjuk rasa para korban ijazah palsu STT Setia.

Jakarta, Nusantaratv.com - Mahkamah Agung (MA) diminta mempercepat proses hukum sidang peninjauan kembali (PK) terpidana kasus ijazah palsu Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (STT Setia). Hal ini disampaikan puluhan perwakilan korban, saat berunjuk rasa di depan Gedung MA, Kamis (23/1/2020). 

Baca juga: Derek Mobil Warga 'Asal-asalan', Pemprov DKI Didenda Rp 186 Juta 

Menurut juru bicara korban ijazah palsu STT Setia, Yusuf Abraham Selly diduga ada upaya memperlambat proses hukum dari pihak tertentu dalam kasus ini. 

"Ada kesengajaan memperlambat proses penyelesaian hukum ini," ujar Yusuf di tengah guyuran hujan. 

Yusuf menilai, putusan PK oleh MA sangat dibutuhkan oleh para korban. Sehingga langkah selanjutnya bisa ditentukan. 

Mereka pun meminta para hakim MA memberikan keadilan bagi korban. 

"Keputusan MA ini akan dijadikan bukti untuk memperjuangkan nasib para korban ke depan, untuk itu kami meminta proses dipercepat," kata dia. 

"Sidang PK sudah selesai di Pengadilan Negeri Jakarta Timur namun belum ada di website (situs resmi) Mahkamah Agung," imbuh Yusuf. 

Sebelumnya, rektor dan mantan direktur STT Setia, Matheus Mangentang dan Ernawaty Simbolon divonis tujuh tahun penjara, dengan denda Rp 1 miliar (subsider tiga bulan) oleh Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), dan dikuatkan oleh putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Vonis dalam kasus ijazah palsu ini tidak berubah hingga putusan kasasi Mahkamah Agung (MA). 

Meski begitu, PK dilakukan terhadap putusan tersebut. Sidang PK telah selesai digelar di PN Jaktim, dan hasilnya dikirim ke MA. Hingga kini, korban dan terpidana masih menanti putusan MA. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
1