Kebalik Dari RUU KUHP Pasal 'Suami Perkosa Istri' di Malaysia 'Istri Perkosa Suami' :: Nusantaratv.com

Kebalik Dari RUU KUHP Pasal 'Suami Perkosa Istri' di Malaysia 'Istri Perkosa Suami'

Salah satu pasal dalam RUU KUHP menyoal ancaman hukuman bagi suami yang melakukan pemaksaan kepada istri untuk berhubungan badan.
Ilustrasi istri memarahi suami

Jakarta, Nusantaratv.com - Rancangan Undang-Undang (RUU) KUHP menuai polemik dan serangkain kontroversi di tengah masyarakat. 

Salah satu pasal yakni pasal 480 ayat 1 dimuat mengenai definisi perkosaan.

Dalam RUU KUHP itu, perkosaan bisa terjadi asal ada kekerasan pria ke wanita, tanpa harus masuk alat kelamin.

"Setiap orang yang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seseorang bersetubuh dengannya dipidana karena melakukan perkosaan, dengan pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun," demikian bunyi Pasal 480 ayat 1.

Dengan definisi di atas, maka bisa saja seorang suami memperkosa istrinya. Dengan syarat yaitu si istri sedang tidak mau berhubungan badan dan si suami melakukan kekerasan. 

Nah, dalam sejumlah kasus yang pernah ada, kondisi tersebut terkadang menyudutkan kaum pria. 

Hal tersebut seperti yang terjadi di Malaysia. Seorang suami dipaksa harus berhubungan badan dengan istri sendiri.

Adapun permintaan sang istri yakni, suaminya harus melayani dirinya sebanyak 10 kali dalam satu hari.

Seperti apa jalan ceritanya perkara ini?

Selanjutnya

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0