Ini Awal Cerita Penangkapan Kakak Artis Seksi Sarah Azhari :: Nusantaratv.com

Ini Awal Cerita Penangkapan Kakak Artis Seksi Sarah Azhari

Ibra sempat tak kooperatif saat hendak ditangkap
Ini Awal Cerita Penangkapan Kakak Artis Seksi Sarah Azhari
Artis Ibra Azhari saat konferensi penangkapannya oleh Polda Metro Jaya. (Elvan J. Siagian)

Jakarta, Nusantaratv.com - Artis Ibra Salahuddin atau Ibra Azhari ditangkap polisi karena diduga menyalahgunakan narkoba, Minggu (22/12/2019) dini hari. Kakak artis seksi Sarah Azhari ini ditangkap di kediamannya di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan. 

Baca juga: 'Direksi' PT KAI Diciduk Polisi, Kenapa Lagi? 

Penangkapan Ibra berawal dari laporan masyarakat tentang adanya transaksi narkoba. Polisi dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya lalu melakukan penyelidikan. 

Hasilnya, polisi menangkap pelaku berinisial IS, Sabtu (21/12/2019). Dari pengakuan IS, penegak hukum kemudian menangkap MH.

Kepada petugas, MH mengaku hendak mengantar pesanan sabu kepada Ibra Azhari atau IB. 

"IB memesan satu barang dan penyidik sudah berhasil mengamankan MH dan kami berangkat ke kediaman IB," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (23/12/2019). 

Saat ditangkap, Ibra disebut tak kooperatif. Ibra bahkan sempat mengunci pintu rumahnya agar polisi tak bisa masuk.

"Kami laporkan kepada pihak ketua RT untuk mendobrak rumah, akhirnya menemukan tersangka dan diamankan," tutur Yusri. 

Kala ditangkap, Ibra hanya ditemani seorang penjaga rumah di kediamannya. Hasil interogasi, Ibra mengaku memesan sabu untuk dirinya sendiri.

Polisi lalu melakukan pengembangan sampai akhirnya berhasil mengamankan pelaku lainnya. Hingga kini polisi masih mendalami peran dari masing-masing tersangka yang ditangkap.

Total, sebanyak tujuh tersangka dari hasil pengembangan yang telah terbukti positif mengonsumsi narkoba.

"Setelah mengamankan tiga orang termasuk inisial IB, kami kembangkan lagi dari mana barang didapat, besoknya muncul satu nama insial UW umur 62 tahun," jelas Yusri. 

"Kami lakukan penangkapan ada beberapa temannya yang lain JQ dan juga H perempuan," imbuh dia.

Polisi menjerat pelaku Pasal 112 dan 114 Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling sedikit enam tahun penjara.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0