Dalam Sidang, Tim Hukum 02 Klaim Menang 52 Persen :: Nusantaratv.com

Dalam Sidang, Tim Hukum 02 Klaim Menang 52 Persen

Tim kuasa hukum 02 yang diwakili Bambang Widjojanto (BW) menyebut, hasil perhitungan KPU tidak tepat. Lantaran kata BW, perolehan suara sebenarnya menurut data dari timnya. Yang mana Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin memperoleh 63.573.169 (48%), sedangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperoleh 68.650.239 (52%).
Dalam Sidang, Tim Hukum 02 Klaim Menang 52 Persen
Bambang Widjojanto (Foto: NTV/Elvan Siagian)

Jakarta, Nusantaratv.com -Dalam Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) gugatan sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang digelar hari ini Jumat, (14/6/19). Tim kuasa hukum 02 Prabowo-Sandiaga Uno mengklaim telah memenangkan pertarungan Pilpres 2019 dengan perolehan suara 52 persen.

 

Tim kuasa hukum 02 yang diwakili Bambang Widjojanto (BW) menyebut, hasil perhitungan KPU tidak tepat. Lantaran kata BW, perolehan suara sebenarnya menurut data dari timnya. Yang mana Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin memperoleh 63.573.169 (48%), sedangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperoleh 68.650.239 (52%). 

 

BW mengatakan putusan KPU yang memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin dengan perolehan 85.607.362 atau (55,50%) sementara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239 atau (44,50%) tidak sah. 

 

"Hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara tersebut tidak sah menurut hukum karena perolehan suara ditetapkan melalui cara-cara yang tidak benar, melawan hukum atau setidak-tidaknya dengan disertai tindakan penyalahgunaan kekuasaan presiden petahana yang juga adalah capres paslon 01, pelanggaran hukum demikian merupakan kecurangan pemilu yang sifatnya terstruktur, sistematis dan masif (TSM)," ujar BW saat membacakan gugatan hasil Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019). 

 

Pada pokok permohonan, BW menegaskan, pemilu harus berjalan secara konstitusional atas asas-asas pemilu yang luber, jujur dan adil sebagaimana telah ditegaskan dalam Pasal 22E ayat (1) UUD 1945.

 

Reporter : Syidik

Editor : Cal

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0