WHO Tak Sarankan Indonesia Pakai Rapid Test buat Deteksi Corona :: Nusantaratv.com

WHO Tak Sarankan Indonesia Pakai Rapid Test buat Deteksi Corona

Negara-negara di dunia juga tak menggunakan rapid test untuk mendeteksi covid-19
WHO Tak Sarankan Indonesia Pakai Rapid Test buat Deteksi Corona
Alat rapid test. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Badan Kesehatan Dunia (WHO) tak menyarankan Indonesia menggunakan rapid test anti atau tes cepat untuk mendeteksi virus corona. 

Baca juga: Ada 186 Ribu ODP dan 16 Ribu PDP Corona Indonesia 

Sebab, selama ini WHO melakukan rapid test hanya untuk keperluan penelitian, bukan untuk mengonfirmasi kasus positif atau negatif corona.
 
"WHO tidak merekomendasikan penggunaan diagnosa rapid test berdasarkan anti-bodi sebagai pemeriksaan penanganan wabah corona atau penanganan pasien. Kami tidak merekomendasikan itu," ujar Perwakilan WHO untuk Indonesia, Navaratnasamy Paranietharan dalam webinar yang digagas Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Selasa (21/4/2020). 

Hal ini disampaikan Paranietharan kala menjawab pertanyaan Wakil Ketua BKSAP, Charles Honoris, tentang apakah rapid test digunakan negara-negara lain untuk mendeteksi covid-19. 

Pertanyaan ini diajukan, karena menurut Charles pemerintah Indonesia menggunakan dua metode yakni antibodi rapid test dan tes polymerase chain reaction (PCR) untuk mendeteksi corona.

Menurut Paranietharan, WHO menilai tes PCR merupakan standar utama. Pihaknya memastikan bahwa WHO tak pernah memasukan hasil pemeriksaan melalui rapid test ke dalam perhitungan kasus corona. 

"Kami tidak menghitung hasil rapid test sebagai kasus terkonfirmasi. PCR adalah standar emas dan kami selama ini mempertimbangkan kasus terkonfirmasi berdasarkan hasil tes PCR," tandasnya.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
1