Wamenag: Pemahaman Agama yang Sempit Bisa Mengarah ke Radikalisme :: Nusantaratv.com

Wamenag: Pemahaman Agama yang Sempit Bisa Mengarah ke Radikalisme

Memberikan pemahaman keagamaan yang baik kepada masyarakat menjadi salah satu tantangan Kemenag.
Wamenag: Pemahaman Agama yang Sempit Bisa Mengarah ke Radikalisme
Wamenag Zainut Tauhid melepas Gerak Jalan Santai , di Serang, Banten. (Dok. Humas Kemenag)

Jakarta, Nusantaratv.com - Pemahaman keagamaan yang sempit dapat mengarah pada pemikiran dan aksi radikalisme. 

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi ketika melepas Gerak Jalan Santai Kebangsaan yang digelar Kakanwil Kemenag Provinsi Banten, di Serang, Banten, Selasa (5/11/2019). 

"Fenomena pemahaman agama yang sempit dapat mengarah pada pemikiran dan aksi radikalisme atas nama agama," ujar Zainut Tauhid, dilansir laman Kemenag, Selasa (5/11/2019).

Baca Juga: Soal Cadar dan Celana Cingkrang, Wamenag: Tak Perlu Berlebihan

Dikatakannya, memberikan pemahaman keagamaan yang baik kepada masyarakat menjadi salah satu tantangan Kementerian Agama (Kemenag) ke depan. 

Semakin dalam paham keagamaan umat, menurut Wamenag, akan semakin terhindar dari sikap merasa paling benar (truth claim ideology). 

Untuk itu, Kemenag terus berupaya meningkatkan kualitas atau mutu pendidikan agama dan keagamaan, baik Islam, Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, dan Khonghucu.

"Perilaku pemeluk agama harus dapat mencerminkan ajaran agama yang luhur," tegas Zainut Tauhid.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0