Tingkatkan Pelayanan Jamaah Haji di Armuzna, Pemerintah Siapkan Tim Mobile Crisis :: Nusantaratv.com

Tingkatkan Pelayanan Jamaah Haji di Armuzna, Pemerintah Siapkan Tim Mobile Crisis

Tim Mobile Crisis harus lebih efektif lagi pergerakannya
Tingkatkan Pelayanan Jamaah Haji di Armuzna, Pemerintah Siapkan Tim Mobile Crisis
Pemerintah siapkan Tim Mobile Crisis. (pasberita.com)

Jakarta, Nusantaratv.com - Demi meningkatkan pelayanan terhadap jamaah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), pemerintah telah menyiapkan Tim Mobile Crisis. 

"Tim ini sudah dimulai sejak pelayanan haji tahun lalu. Kami berharap, tahun ini akan lebih efektif lagi pergerakannya," ujar Jaetul Muchlis, Kepala Satuan Operasi Armuzna, dikutip nusantaratv dari situs resmi Kemenag, Jumat (28/6/2019).

Disebutkan Jaetul, Tim Mobile Crisis berisi beberapa unsur petugas. Diantaranya Tim Gerak Cepat (TGC), Tim Promotif Preventif (TPP), Tim Perlindungan Jemaah (Linjam), P3JH, serta tim Media Center Haji (MCH). 

"Kami berharap semua unsur ini dapat bersinergi dan bekerja efektif sesuai dengan gerak gelar operasi Armuzna yang akan disiapkan," lanjut Jaetul. 

Sementara itu, Hadi Rahman, Staf Khusus Menteri Agama (Menag), meminta tim ini mulai mengidentifikasi potensi krisis yang akan terjadi dalam pelaksanaan haji agar dapat dilakukan mitigasi sejak awal. 

"Mitigasi krisis dalam penyelenggaraan haji ini sebenarnya telah kita lakukan sejak tahun 2015, dan akan tetap kita lakukan," tutur Hadi. 

Mitigasi krisis, menurut Hadi, penting dilakukan untuk memastikan kualitas pelayanan, perlindungan serta pembinaan jamaah haji dapat berjalan sesuai dengan rencana yang diharapkan. 

Apalagi, Hadi menambahkan, tahun ini Indonesia memperoleh kuota tambahan sebanyak 10 ribu jamaah. Maka, sebagai penyelenggara ibadah haji, pemerintah akan melihat secara detil untuk mencegah terjadinya krisis. 

"Ini bukan hanya terkait dengan fasilitas sarana dan prasarana saja, tetapi juga terkait dengan kualitas ibadah jamaah," cetusnya. 

Senada, Oman Fathurahman, Staff Ahli Menteri Agama (Menag), menyebut pemahaman tentang kualitas ibadah haji juga harus dimiliki oleh jamaah haji. 

"Jamaah perlu disosialisasikan, bahwa untuk melaksanakan ibadah haji, jamaah harus berilmu, berbudi, dan berhati-hati," tukas Oman yang juga bertugas sebagai pengendali ibadah pada PPIH 1440H atau 2019.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0