Ternyata RS Swasta dan Pemprov DKI Tak Siap Tes Corona Masyarakat :: Nusantaratv.com

Ternyata RS Swasta dan Pemprov DKI Tak Siap Tes Corona Masyarakat

RSUP Persahabatan tak siap menguji dalam jumlah banyak, sementara RSUD Pasar Minggu tak melakukan tes terhadap orang tanpa gejala corona
Ternyata RS Swasta dan Pemprov DKI Tak Siap Tes Corona Masyarakat
RSUD Pasar Minggu. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, Jakarta Timur rupanya tak siap melayani orang-orang yang hendak melakukan tes virus corona. 

Baca juga: Jokowi Mau Pelayanan Tes Corona Masyarakat Ditingkatkan 

Hal ini dibuktikan dengan upaya puluhan wartawan Istana Kepresidenan, Jakarta, yang hendak melakukan tes tersebut, namun belum bisa dilayani. 

Para jurnalis ini diketahui sempat melakukan kontak langsung dengan pasien positif corona, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.

Beberapa di antaranya bahkan sudah ada yang dalam kondisi batuk, pilek, serta sesak. 

Sekira pukul 09.00 WIB, salah satu dokter di RS Persahabatan, Royen Edison, sempat menyuruh para wartawan menunggu. 

"Nanti Ibu Direktur Utama akan datang. Kami juga sedang menyiapkan alat-alat untuk memeriksa," kata Royen di Jakarta, Minggu (15/3/2020). 

Tapi, hingga pukul 13.00 WIB, pemeriksaan tak kunjung dilakukan. 

Direktur Utama RS Persahabatan Rita Rogayah yang ditanyakan mengenai hal itu, mengaku tak memiliki kesiapan untuk melakukan pemeriksaan dalam jumlah besar. 

"Kami baru tahu kalau ada yang mau periksa. Tidak bisa tiba-tiba ada 30 orang datang mau periksa," ujarnya. 

Pihaknya pun harus menggelar rapat bersama tim terlebih dahulu, sebelum melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang ingin mengecek terjangkit corona atau tidak. Oleh petugas RS, para wartawan sempat dijanjikan akan dites pada besok atau lusa. 

Sementara di RSUD Pasar Minggu, orang-orang yang telah melakukan kontak dekat dengan pasien virus mematikan itu juga tak ditangani untuk diuji. Penyebabnya mereka tak memiliki gejala covid-19 secara bersamaan seperti demam, batuk, serta pilek. 

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam arahannya pada Minggu sekitar pukul 14.30 WIB meminta pelayanan terhadap pengujian corona ditingkatkan. Upaya ini bisa melibatkan rumah sakit swasta dan daerah. 

"Meningkatkan pelayanan pengetesan infeksi covid-19 dan pengobatan secara maksimal, dengan memanfaatkan kemampuan rumah sakit daerah, dan bekerja sama dengan rumah sakit swasta, serta lembaga riset dan pendidikan tinggi, yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan," ujar Jokowi dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
1
sad
0
wow
0