Terdaftar 2.000 LPK untuk Pendidikan Vokasi Bagi Penerima Kartu Pra Kerja, Menaker: Harus Terakreditasi :: Nusantaratv.com

Terdaftar 2.000 LPK untuk Pendidikan Vokasi Bagi Penerima Kartu Pra Kerja, Menaker: Harus Terakreditasi

Kemenaker Identifikasi LPK yang Ada dan Disesuaikan Dengan Kebutuhan Pasar Kerja.
Terdaftar 2.000 LPK untuk Pendidikan Vokasi Bagi Penerima Kartu Pra Kerja, Menaker: Harus Terakreditasi
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Dalam upaya mendukung pelatihan vokasi bagi penerima Kartu Pra Kerja, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) saat ini tengah mengidentifikasi Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) milik swasta, dan Balai Latihan Kerja (BLK) yang dikelola pemerintah pusat maupun daerah. 

Termasuk BLK yang dimiliki oleh Kementerian dan Lembaga (K/L), karena banyak sekali kementerian dan lembaga yang memiliki balai-balai latihan, juga training-training center yang ada di perusahaan-perusahaan - ujar Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziah, dilansir laman Setkab, Rabu (11/12/2019).

Hal itu dilakukan, menurut Menaker, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar Kemenaker mengidentifikasi LPK yang ada serta disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja yang akan menjadi materi utama dalam pendidikan pelatihan atau vokasi untuk calon pencari kerja. 

Baca Juga: Jokowi Tegaskan Kartu Pra Kerja Bukan Program Menggaji Pengangguran

Sementara itu, mengenai jumlah LPK yang terdaftar, ungkap Menaker, sejauh ini sudah tercatat 2.000 LPK di seluruh Tanah Air. 

Pesan Presiden LPK, BLK, training center, harus memiliki kompetensi untuk menyelenggarakan pelatihan vokasi. Jadi benar-benar kita siapkan - lanjutnya. 

Dan mengenai ke-2.000 LPK yang sudah terdafta, sebut Menaker, bahwa mereka ada dalam sistem Sisnaker. 

Kami akan melihat kompetensi mereka, tidak hanya mereka terdaftar atau teregistrasi, tetapi juga mereka harus terakreditasi - tukas Menaker.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0