Tegas, Menag Fachrul Razi Bilang Pemerintah Tak Akan Atur Teks Khutbah :: Nusantaratv.com

Tegas, Menag Fachrul Razi Bilang Pemerintah Tak Akan Atur Teks Khutbah

Mohammed Matar Salem Berbagi Informasi Kepada Menag Fachrul Razi Seputar Kebijakan Pemilihan Khatib Jumat dan Penceramah di Negaranya.
Tegas, Menag Fachrul Razi Bilang Pemerintah Tak Akan Atur Teks Khutbah
Menteri Agama Fachrul Razi. (Dok. Humas Kemenag)

Jakarta, Nusantaratv.com - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menegaskan tidak ada rencana pemerintah untuk mengatur teks khutbah Jumat. Menurut menteri asal Banda Aceh itu, apa yang pernah disampaikan hanyalah kebijakan yang berlaku di Uni Emirat Arab (UEA), bukan untuk diterapkan di Indonesia.

"Nggak ada. Saya cerita apa yang ada di negara-negara Arab. Tapi kita belum pernah mengadakan perubahan apapun," ujar Menag Fachrul Razi, di Jakarta.

"Kita kan bagus, kalau kita mau melakukan sesuatu, kita melihat orang lain gimana. Oh di Saudi, begini, di Emirat Arab begini. Apakah kita akan ubah? Saya nggak pernah bilang untuk mengubah kok," sambungnnya, dilansir dari laman Kemenag.go.id, Rabu (22/1/2020).

Dikatakannya, pengalamannya saat berkunjung ke negara Arab sengaja diceritakan agar bisa menjadi tambahan pemahaman dan wawasan bagi jajarannya di Kemenag.

"Sudah pasti. Sudah saya bilang, saya cerita apa yang ada di negara Arab, tempat lahirnya nabi-nabi, Rasulullah, apa yang ada di negara Arab lainnya, apa yang ada di Emirat Arab, silakan pahami itu. Nggak pernah saya katakan nanti di Indonesia akan begini," tuturnya.

Baca Juga: Kemenag Perkuat Fasilitas Asrama Haji, Hadirkan Mock-Up Pesawat Hingga Studio Film Manasik 

Sebelumnya, mantan Wakil Panglima TNI (1999-2000) ini berbagi cerita tentang pertemuannya dengan Kepala Badan Urusan Agama Islam dan Wakaf Uni Emirat Arab (UEA), Mohammed Matar Salem bin Abid Alkaabi di Abu Dhabi, pada 15 Desember 2019.

Keduanya berdiskusi tentang penguatan moderasi beragama dan optimalisasi peran masjid. Kepada Menag Fachrul Razi, Mohammed Matar Salem berbagi informasi seputar kebijakan pemilihan khatib Jumat dan penceramah di negaranya. Menurutnya, ada tiga tipologi khatib dan penceramah.

Pertama, khatib dan penceramah yang diberikan kebebasan untuk berkhutbah atau berceramah tanpa teks. Kedua, khatib dan penceramah yang diberikan kisi-kisi untuk selanjutnya dikembangkan oleh yang bersangkutan saat berceramah. 

Ketiga, khotib dan penceramah yang hanya boleh membacakan naskah atau teks yang disiapkan dan telah ditashih oleh General Authority of Islamic Affairs and Awqaf (Kementerian Urusan Agama Islam dan Waqaf). 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0