Soal Evakuasi 74 WNI Kru Kapal Diamond Princess, Jokowi: Secepatnya Dilakukan :: Nusantaratv.com

Soal Evakuasi 74 WNI Kru Kapal Diamond Princess, Jokowi: Secepatnya Dilakukan

Ada Beberapa Pilihan Evakuasi 74 WNI Kru Kapal Pesiar Diamond Princess yang Masih Akan Dipertimbangkan dan Menunggu Arahan Presiden Jokowi.
Soal Evakuasi 74 WNI Kru Kapal Diamond Princess, Jokowi: Secepatnya Dilakukan
Presiden Jokowi berharap segera ada keputusan sehingga bisa langsung memutuskan untuk mengevakuasi 74 WNI kru Kapal Pesiar Diamond Princess. (Ibrahim/Humas)

Jakarta, Nusantaratv.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan akan secepatnya melakukan evakuasi terhadap 74 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi kru Kapal Pesiar Diamond Princess dan dinyatakan sehat serta terbebas dari virus corona (Covid-19).

"Saya kira secepatnya, karena ini juga masih proses diplomasi Indonesia dan Jepang untuk kita minta ini. Tapi di sana (Jepang) masih belum menjawabnya," ujar Presiden Jokowi usai meninjau pembibitan di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, dilansir dari laman setkab.go.id, Jumat (21/2/2020).

Kepala Negara berharap segera ada keputusan sehingga bisa langsung memutuskan. "Ya, ini dalam proses persiapan, tapi belum kita putuskan. Kapal rumah sakit juga kita siapkan tetapi urusan yang berkaitan dengan tempat belum diputuskan," lanjut mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Semua persiapan, menurut mantan Wali Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng) itu, dilakukan apakah nanti dievakuasi dengan kapal ke rumah sakit langsung atau melakukan evakuasi dengan pesawat.

Baca Juga: KBRI Phnom Penh Pastikan Kru WNI Kapal Pesiar Westerdaam Tidak Terjangkit Virus Corona 

Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy menjelaskan ada beberapa pilihan atau opsi evakuasi yang masih akan dipertimbangkan dan menunggu arahan Presiden Jokowi.

Di antaranya, menjemput dengan Kapal dr. Soeharso dari TNI AL (Angkatan Laut) atau melalui jalur udara dengan sudah memperhitungkan dari segi efisiensi dan efektivitasnya.

"Saya belum bisa sampaikan itu secara detail, nanti tunggu kita sampaikan dulu ke Pak Presiden. Kalau sudah ada arahan Pak Presiden akan saya sampaikan yang lebih lengkap," ucap Muhadjir usai rapat tingkat menteri terkait hal tersebut di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (20/2/2020). 

Kendati demikian, menurut Muhadjir, pemerintah telah berkomitmen kuat untuk sesegera mungkin melakukan evakuasi terhadap para awak kapal tersebut. Bahkan proses selanjutnya akan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO).

"Prosedurnya sesuai seperti yang kemarin yang telah ditetapkan oleh WHO. Tapi semuanya masih dalam opsional, menunggu arahan Pak Presiden," tukas Muhadjir.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0