Sebanyak 33 Ribu Orang Diperiksa, 5 Ribu Positif Corona di RI :: Nusantaratv.com

Sebanyak 33 Ribu Orang Diperiksa, 5 Ribu Positif Corona di RI

Pemerintah menargetkan tes PCR 10 ribu sampel per hari
Sebanyak 33 Ribu Orang Diperiksa, 5 Ribu Positif Corona di RI
Ilustrasi tes corona. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Sebanyak 36 Ribu sampel orang-orang yang diduga terjangkit virus corona, telah diperiksa. Sampel yang berasal dari 196 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia itu, diuji polymerase chain reaction (PCR) di 32 laboratorium.

Baca juga: ODP Corona RI 165 Ribu, PDP 11.165 

Pemerintah menargetkan melakukan tes PCR 10.000 sampel per hari dan hasilnya didapat hari itu juga. Uji sampel dilakukan di 78 laboratorium.

"Sudah barang tentu ini, harus meningkatkan bukan hanya jumlah mesin, tetapi juga reagen, juga SDM-nya, juga sistem terkait dengan zonasi, agar memperpendek waktu kirim spesimen menuju ke laboratorium uji, dan selanjutnya diinterpretasikan hasilnya," ujar Yurianto saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (15/4/2020).

Untuk mencapai target pemeriksaan, Gugus Tugas telah mendatangkan lagi 150.000 reagen PCR. Material ini digunakan untuk pemeriksaan laboratorium antigen berbasis pada real time PCR.

Reagen tersebut akan segera didistribusikan ke laboratorium-laboratorium yang sudah menjadi jejaring dalam pemeriksaan covid-19.

"Konversi alat tes cepat molekuler, yang selama ini ada sudah dimiliki sejumlah lebih dari 900 mesin, dan ada 305 mesin yang bisa dikonversi untuk melakukan pemeriksaan covid-19 telah kita siapkan," jelas Yurianto.

Selain reagen, pihaknya masih menunggu datangnya catridge, sehingga dalam minggu ini pengoperasian dapat mencapai target yang diharapkan, yaitu 10.000 pemeriksaan per hari. 

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 per 15 April 2020, pukul 12.00 WIB, jumlah spesimen yang diperiksa mencapai 36.431 dan jumlah kasus yang diperiksa spesimennya mencapai 33.001 orang.

Dari jumlah pemeriksaan tersebut, 27.865 orang memiliki hasil negatif dan 5.136 positif. Hasil pemeriksaan tersebut terhitung sejak 1 April 2020 lalu, dan catatan lain yaitu satu kasus dapat diambil lebih dari satu kali pengambilan dan lebih dari satu jenis spesimen.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0