Rumah Moderasi PTKIN, Wamenag Zainut Tauhid: Jadikan Sebagi Pusat Kajian Wasathiyah :: Nusantaratv.com

Rumah Moderasi PTKIN, Wamenag Zainut Tauhid: Jadikan Sebagi Pusat Kajian Wasathiyah

Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi Sebut Rumah Moderasi Bisa Menjadi Titik Awal Penguatan Pemahaman Wasathiyah di Kampus.
Rumah Moderasi PTKIN, Wamenag Zainut Tauhid: Jadikan Sebagi Pusat Kajian Wasathiyah
Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi. (Dok. Humas Kemenag)

Jakarta, Nusantaratv.com - Sejumlah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) sudah mendirikan rumah moderasi. Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi minta agar sarana itu bisa diisi dengan beragam kegiatan yang memperkuat program moderasi beragama.

"Alhamdulillah UIN Bandung selangkah lebih maju dan memiliki rumah moderasinya. Tinggal mengisi rumah yang belum ada perangkatnya dan menjadikan rumah sebagai pusat kajian, pengembangan nilai-nilai Wasathyiah yang Rahmatan Lil Alamin," ujar Wamen Zainut Tauhid, dilansir dari laman kemenag.go.id, Senin (24/2/2020).

Hal itu dikatakan Wamenag Zainut Tauhid saat menerima pengurus Ikatan Alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, di Jakarta, Senin (24/2/2020).

Baca Juga: Sekjen Kemenag Dicopot, Gara-gara Jabat Dirjen Bimas Katolik? 

Menurut pria kelahiran Jepara, Jawa Tengah (Jateng), 56 tahun silam itu, rumah moderasi bisa menjadi titik awal penguatan pemahaman wasathiyah di kampus. Apalagi, moderasi beragama sudah masuk dalam renstra pembangunan nasional. Sehingga, ungkap dia, program ini bisa disinergikan secara lintas kementerian dan lembaga negara.

"Salah satu program utama Kementerian Agama adalah memperkuat pemahaman moderasi beragama," tambah Wamenag Zainut Tauhid.

Sebelumnya, Ketua Ikatan Alumni UIN Sunan Gunung Djati, Reni Marlinawati mengatakan, pihaknya berkunjung ke Wamenag dalam rangka menjalankan program kepegurusan untuk membantu mempersiapkan para adik-adik alumni ketika lulus dari kuliah.

"Komunikasi kami bangun dengan berbagai pihak seperti pemerintah daerah dan lembaga lembaga," tutur Reni.

Disebutkannya, salah satu peran alumni ke depan adalah memajukan almamater, dengan berbagai potensi lulusan UIN Sunan Gunung Djati yang berasal dari berbagai daerah. "Mereka akan dihimpun dan didistribusikan agar dapat menghasilkan lulusan yang lebih baik," tukasnya.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0