Pendaftaran Dibuka 11-24 November, CPNS Diminta Siapkan Dokumen Hingga Waspadai Penipuan :: Nusantaratv.com

Pendaftaran Dibuka 11-24 November, CPNS Diminta Siapkan Dokumen Hingga Waspadai Penipuan

CPNS hanya bisa mendaftar pada satu instansi dan satu formasi jabatan di kementerian, lembaga, atau pemda.
Pendaftaran Dibuka 11-24 November, CPNS Diminta Siapkan Dokumen Hingga Waspadai Penipuan
Pelamar rekrutem CPNS diingatkan menyiapkan dokumen. (indonesia.go.id)

Jakarta, Nusantaratv.com - Pemerintah bakal melaksanakan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mulai 11 November 2019. Terdapat 152.250 formasi yang tersebar di 68 kementerian/lembaga (K/L) dan 462 pemerintah daerah (Pemda).

Bima Haria Wibisana, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), mengatakan pendaftaran CPNS akan dibuka pada 11 hingga 24 November 2019 secara online melalui https://sscasn.bkn.go.id. Peserta hanya bisa mendaftar pada satu instansi dan satu formasi jabatan di kementerian/lembaga/pemda.

Terkait pendaftaran tersebut, Bima mengingatkan para pelamar agar menyiapkan dokumen persyaratan dengan sebaik-baiknya. Dokumen persyaratan tersebut di antaranya scan Kartu Tanda Penduduk (KTP), pas foto dan swa foto, serta ijazah serta transkrip untuk memastikan jurusan pelamar sesuai dengan formasi yang dituju.

Baca Juga: Tersedia 197.117 Formasi, Ini Jadwal Rekrutmen CPNS 2019

"Masih ada belasan hari untuk pastikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) valid di Ditjen Dukcapil Kemendagri. Hati-hati saat mendaftar karena NIK hanya bisa digunakan satu kali untuk satu jabatan dan satu formasi," ujar Bima, di Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Menurut Bima, pengumuman hasil seleksi administrasi pendaftaran CPNS 2019 akan dilaksanakan pada 16 Desember 2019. Kemudian disusul dengan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang akan dilaksanakan pada awal Februari 2020, dan hasilnya akan menjadi dasar pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang akan dilaksanakan pada awal Maret 2020.

Sementara itu, Tjahjo Kumolo, Menteri PANRB, mengungkapkan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), mulai 2019 fokus pemerintah adalah pembangunan sumber daya manusia (SDM). Maka, prioritas rekrutmen CPNS kali ini untuk memenuhi kebutuhan SDM di bidang pendidikan, kesehatan, dan tenaga teknis atau profesional lainnya.

Rekrutmen tahun ini, lanjut Tjahjo, mengutamakan prinsip zero growth, yakni menggantikan jumlah PNS yang pensiun, dikecualikan bagi tenaga pendidikan dan kesehatan. 

Para calon pelamar diharapkan berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya penipuan yang berkaitan dengan proses penerimaan CPNS. "Perlu kami informasikan bahwa tidak ada satu orang atau pihak manapun yang dapat membantu kelulusan," tukas Tjahjo.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0