Pemerintah Fasilitasi Kepulangan ABK ke Tanah Air :: Nusantaratv.com

Pemerintah Fasilitasi Kepulangan ABK ke Tanah Air

Presiden Jokowi Memperbolehkan WNI yang Saat Ini Berada di Luar Negeri untuk Pulang ke Tanah Air.
Pemerintah Fasilitasi Kepulangan ABK ke Tanah Air
Presiden Jokowi. (Ibrahim/Humas)

Jakarta, Nusantaratv.com - Pemerintah Indonesia melalui berbagai Perwakilan RI di luar negeri, telah dan akan terus bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan pemilik kapal pesiar dalam memfasilitasi proses kepulangan ABK (Anak Buah Kapal) warga negara Indonesia (WNI) ke Tanah Air.​

Sebelum pemulangan, seperti dilansir dari laman kemlu.go.id, Selasa (31/3/2020), perwakilan RI terus berkoordinasi dengan perusahaan dan otoritas setempat guna memastikan kondisi dan kesehatan para ABK WNI tersebut.

Pemerintah dan Perwakilan RI dari waktu ke waktu juga menjalin kontak dengan para ABK. Sedangkan proses kepulangan para ABK dilakukan dengan memberlakukan protokol kesehatan yang ketat sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Baca Juga: Pembangunan Fasilitas Kesehatan COVID-19 di Pulau Galang Selesai 5 April 2020

Terpisah, saat memimpin rapat terbatas (Ratas) tentang penanganan arus masuk WNI dan pembatasan perlintasan WNA, melalui video conference dari Istana Bogor, Jawa Barat (Jabar), pada Selasa (31/3/2020), Presiden Joko Widodo (Jokowi), memperbolehkan WNI yang saat ini berada di luar negeri untuk pulang ke Tanah Air.

Namun, kata Kepala Negara, mau tidak mau para WNI ini harus dikategorikan ke dalam Orang Dalam Pemantauan (ODP). "Jika tidak ada gejala bisa dipulangkan ke daerah masing-masing tapi statusnya adalah ODP," ujar Presiden Jokowi.

Selain itu, para WNI ini dituntut untuk melaksanakan isolasi mandiri secara disiplin selama 14 hari ke depan. Tapi, bagi mereka yang bergejala tidak diperbolehkan untuk isolasi mandiri, melainkan harus bersedia diisolasi di fasilitas kesehatan yang telah disiapkan pemerintah di Pulau Galang, Batam Kepulauan Riau.

"Yang memiliki gejala, isolasi di Rumah Sakit yang disiapkan di Pulau Galang," tukas mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0