Nurdin Tampubolon: Tata Kelola Negara Harus Sistem Digital :: Nusantaratv.com

Nurdin Tampubolon: Tata Kelola Negara Harus Sistem Digital

Dukung pidato Jokowi, Nurdin harap digitalisasi tata kelola negara
Nurdin Tampubolon: Tata Kelola Negara Harus Sistem Digital
Ketum Barnus Nurdin Tampubolon (kiri) bersama cawapres terpilih Ma'ruf Amin

Jakarta, Nusantaratv.com - Ketua Umum Barisan Nusantara (Barnus) Nurdin Tampubolon mengapresiasi pidato perdana Jokowi sebagai presiden terpilih di Sentul, Bogor, Minggu (15/7/2019). Ia setuju dengan pemikiran Jokowi yang mengajak seluruh elemen bersatu, agar pembangunan bangsa terlaksana. 

"Nah yang jadi persoalan itu adalah bagaimana benar-benar merubah mindset, merubah sistem, melakukan daripada lompatan-lompatan ya," ujar Nurdin di Jakarta, Senin (15/7/2019). 

Menurut Nurdin, diperlukan kerja sama semua pihak guna mewujudkan kemajuan Indonesia. Perubahan sistem dari konvensional ke digital, juga dibutuhkan untuk menghadirkan perkembangan bangsa.

"Artinya teknologi, budaya digital harus jadi keniscayaan," ucapnya. 

Seluruh sistem termasuk sistem pengelolaan negara, menurut Nurdin harus beralih ke sistem digital. Upaya ini guna menghindari praktik curang, inefisiensi dan inefektivitas yang selama ini menjangkiti birokrasi. Apabila terwujud, Nurdin yakin impian menjadi bangsa yang sejajar dengan negara-negara maju dunia, bisa terwujud. 
 
"Jadi sistem digital tata kelola negara, itu harus betul-betul dirubah menjadi sistem digital yang luar biasa. Saya yakin apa yang disampaikan Presiden Jokowi bisa tercapai, apabila kita bersatu, seluruh sektor produksi dikuatkan dengan tidak mafia lagi, tidak ada lagu korupsi, tidak ada lagi inefisiensi," tandasnya. 

Presiden terpilih Jokowi sebelumnya menyampaikan pidato dalam acara Visi Indonesia di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Minggu (14/7/2019) malam. Dalam pidato, Jokowi menyebut lima tahapan besar yang akan dilakukan bersama wakil presiden terpilih Ma'ruf Amin, untuk membuat Indonesia lebih produktif serta memiliki daya saing dan fleksibilitas tinggi dalam menghadapi perubahan dunia. Antara lain meneruskan pembangunan infrastruktur, pembangunan sumber daya alam, membuka pintu investasi selebar-lebarnya, reformasi birokrasi, dan pengaturan anggaran pada APBN. 

Mantan Wali Kota Solo juga membahas keberagaman, demokrasi yang beradab, serta kemajuan bangsa dengan seluruh elemen pendukungnya. (Rizk)

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0